ISS Lakukan Manuver Darurat Demi Hindari Puing-puing Luar Angkasa

Kebocoran udara ISS stasiun luar angkasa

Telset.id, Jakarta – Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) terpaksa melakukan manuver darurat untuk menghindari kemungkinan tabrakan dahsyat dengan potongan atau puing-puing luar angkasa.

Diungkapkan NASA, para kru ISS berlindung, sementara pengawas bekerja untuk segera menyesuaikan manuver “laboratorium terapung” yang mengorbit sekitar 260 mil di atas Bumi.

Astronot Amerika Serikat dan sepasang astronot Rusia pindah ke pesawat ruang angkasa Soyuz saat perubahan arah dimulai. Benda misterius itu meluncur melewati stasiun dalam jarak kurang satu mil.

{Baca juga: Wanita Pertama akan Mendarat di Bulan pada 2024}

Dikutip Telset.id dari New York Post, kejadian tersebut berlangsung Rabu (23/9/2020). Insiden itu menyoroti bahaya peningkatan jumlah sampah luar angkasa di orbit.

“@Space_Station telah melakukan manuver sebanyak tiga kali sepanjang 2020. Tujuannya untuk menghindari puing-puing luar angkasa,” kata bos NASA, Jim Bridenstine, setelah nyaris gagal.

NASA mengaku terlambat melihat puing-puing itu dan harus menyalakan mesin pesawat kargo Rusia yang terpasang di ISS untuk menghindarinya. Beruntung, ISS berhasil menghindari objek tersebut.

Meskipun ISS membutuhkan manuver mendesak, NASA mengklaim bahwa kru tidak dalam bahaya. Padahal, sekadar informasi, ISS mengorbit Bumi dengan kecepatan sekitar 17.130 mil per jam.

{Baca juga: NASA “Isolasi” Kebocoran Udara di Stasiun Luar Angkasa ISS}

Sebelumnya NASA juga dikabarkan sedang berusaha untuk mengisolasi kebocoran udara kecil di segmen Amerika Serikat (AS) di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS.

Sejak September 2019, para ahli telah melacak penurunan sangat lambat dalam tekanan tumpukan ISS. NASA sendiri mencoba identifikasi sumbernya. Tingkat kebocoran disebut sedikit meningkat dari pengukuran yang dilakukan pada September 2019, tetapi masih dalam spesifikasi keseluruhan dan tidak berbahaya. [SN/IF]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here