Israel Pakai Teknologi Anti Terorisme untuk Lawan Virus Corona

Telset.id, Jakarta – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut, Israel berencana menggunakan teknologi anti terorisme dan menutup sebagian ekonomi untuk meminimalkan risiko penularan virus Corona atau Covid-19.

“Pemantauan teknologi anti terorisme akan kami kerahkan untuk menemukan orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pasien virus Corona,” kata Netanyahu dalam konferensi pers di Yerusalem, Sabtu (14/03) waktu setempat, seperti dilansir dari Reuters.

“Kami segera menggunakan teknologi digital yang biasa dipakai untuk memerangi terorisme,” imbuh Netanyahu. Dikutip Telset.id, Senin (16/3/2020), ia telah meminta persetujuan Kementerian Kehakiman karena tindakan seperti itu bisa melanggar privasi pasien.

{Baca juga: Rapat Bareng Menhub, Menkominfo Johnny Jalani Pemeriksaan Corona}

Dalam eskalasi tindakan pencegahan, pemerintah Netanyahu mengumumkan bahwa mall, hotel, restoran, dan bioskop ditutup mulai Minggu (15/03) waktu setempat. Ia mengatakan, karyawan tidak boleh pergi ke tempat kerja masing-masing kecuali diperlukan.

Namun, layanan vital seperti apotek, supermarket, dan bank akan terus beroperasi. Pejabat kesehatan mendesak orang-orang di Israel untuk menjaga jarak sosial. Masyarakat di negara itu juga tidak boleh mengumpulkan lebih dari 10 orang di sebuah ruangan.

{Baca juga: Apple Berantas Aplikasi Jahat yang Sebar Hoaks Virus Corona}

Shin Bet, dinas keamanan domestik Israel, membenarkan bahwa pihaknya sedang memeriksa penggunaan kemampuan teknologi anti terorisme untuk memerangi wabah virus Corona. Kebijakan tersebut atas permintaan Netanyahu dan Kementerian Kesehatan Israel.

Avner Pinchuk, ahli privasi Association for Civil Rights di Israel, mengatakan bahwa teknolosi anti terorisme dapat mencakup pelacakan waktu nyata smartphone orang yang terinfeksi corona. Tujuannya untuk menelusuri metadata terkait jejak perjalanan mereka. (SN/MF)

SourceReuters

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -