iPhone 6S & 6S Plus Sepi Peminat di India

iPhone 6s user manJAKARTA – Harapan Apple untuk bisa mendulang banyak keuntungan dari penjualan iPhone 6S dan 6S Plus di India jauh dari yang diperkirakan. Pasalnya, duo iPhone terbaru itu sepi peminat. Mahalnya harga menjadi alasan utama kurang lakunya iPhone 6s dan 6s Plus di India.

India sebenarnya pasar potensial yang banyak diincar para vendor ponsel untuk mendulang keuntungan dari penjualan produk mereka. Begitupun dengan Apple. Pada saat merilis iPhone 6 dan 6 Plus setahun yang lalu, Apple berhasil menjual sebanyak 55 ribu unit hanya dalam jangka waktu tiga hari saja. Tapi kali ini, Apple tidak bisa mengulang kesuksesan itu saat menjual iPhone 6S dan 6S Plus.

Dilaporkan, sejak pertama penjualan duo iPhone 6s mulai dibuka sepekan yang lalu, Apple baru berhasil menjual 50 ribu unit iPhone 6S dan 6S Plus di India. Seretnya penjualan iPhone 6s dan 6s Plus di India disebutkan karena harganya yang terlalu mahal

Untuk iPhone 6S 16 GB yang merupakan varian paling murah, Apple mematok harga sebesar USD 925 atau sekitar Rp 12,6 juta (USD 1 = Rp 13.500). Sedangkan iPhone 6S 128 GB yang menjadi varian paling mahal, dipatok pada harga USD 1.416 atau sekitar Rp 19,3 juta.

Mahalnya harga jual di India tersebut berimbas pada sepinya pembeli. Alhasil, para pera penjual di sana harus memutar otak untuk bisa menarik pembeli. Salah satunya dengan menawarkan diskon harga untuk kedua iPhone 6s tersebut. Namun, diskon kabarnya baru akan diberikan dalam beberapa minggu ke depan.

Tingginya harga jual iPhone di India dibanding negara lain karena disebabkan perbedaan pajak yang harus dibayarkan. Sebagai informasi, untuk harga iPhone di AS, pajak penjualan yang harus dibayar belum dimasukkan ke dalam komponen harga. Sementara di sejumlah negara Eropa, komponen pajak penjualan sudah digabungkan ke dalam harga.

Tak heran jika harga jual iPhone di India tergolong tinggi dibanding dengan negara lain. Sebagai pembanding, harga iPhone 6S 16 GB di Prancis dipatok seharga USD 846. Sedangka di AS, varian yang sama dijual dengan harga USD 649. Padahal harga tersebut sudah tergolong sangat tinggi dibanding negara lain. [HBS]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here