Ini Kriteria Startup yang Bisa Terima Pendanaan dari Living Lab Ventures

Telset.id, Tangerang Selatan – Living Lab Ventures yang merupakan perusahaan investasi dan pendanaan milik Sinar Mas Land, membeberkan mengenai kriteria startup yang berpotensi bisa mendapatkan suntikan dana dari mereka.

Melalui diskusi yang dilakukan pada Rabu (26/10/2022), Partner Living Lab Ventures, Bayu Seto menuturkan kalau startup dengan berbagai produk berpotensi memperoleh pendanaan dari mereka.

“Kita gak cuma cari startup yang berfokus di sektor properti saja, tetapi kita juga terbuka untuk berbagai sektor startup,” tutur Bayu.

Asalkan startup tersebut mampu memberikan dampak positif, serta memecahkan masalah di perkotaan. Karena banyak sekali masalah di perkotaan yang belum terpecahkan.

Seperti misalnya soal pelayanan dan kebersihaan, sehingga perlu dukungan ekosistem startup yang memiliki inovasi untuk mengatasi masalah tersebut.

“Mereka harus memiliki produk yang mampu memecahkan masalah yang ada di perkotaan. Memiliki fokus masalah dan solusi yang jelas tentang perkotaan,” jelas Bayu.

BACA JUGA:

Contohnya saja saat Living Lab Ventures memberikan pendanaan kepada Waste4Change. Alasan Living Lab memberikan suntikan dana ke mereka karena Waste4Change mampu menyelesaikan masalah perkotaan terutama soal pengelolaan sampah.

“Investasi terakhir yang kita lakukan yakni kepada Waste4Change karena memiliki program yang bisa memecahkan masalah di kota-kota, yaitu soal pengelolaan sampah,” jelas Bayu.

Kriteria lainnya adalah startup yang mampu mendukung unit bisnis milik Sinar Mas Grup. Bayu kembali mencontohkan, kala Sirclo memperoleh investasi dari Living Lab Ventures.

Living Lab Ventures

Selain melakukan investasi, Living Lab Ventures juga berkolaborasi dengan Sirclo untuk membantu pedagang retail yang berada di kawasan ITC.

Adapun ITC merupakan pusat perbelanjaan yang berada di berbagai daerah di Indonesia, yang dikelola oleh Sinar Mas Grup. Bentuk bantuan yang diberikan adalah pembuatan layanan penjualan online kepada pedagang di kawasan ITC.

Tujuannya agar para pedagang tidak hanya mengandalkan penjualan secara offline saja, tetapi juga online seperti melalui aplikasi belanja online atau media sosial. Upaya tersebut diklaim berhasil meningkatkan omzet mereka, khususnya di masa pandemi Covid-19.

“Apalagi para pedagang di ITC lebih dipercaya oleh konsumen karena memiliki alamat toko yang jelas, bukan seperti pedagang online lainnya,” ungkap Bayu.

BACA JUGA:

Hingga kini Living Lab telah memberikan pendanaan ke berbagai startup, baik itu startup baru hingga unicorn. Selain Sirclo dan Waste4Change, terdapat nama-nama lain seperti Traveloka, Dana, GoTo, Swap, GoWork, CoHive dan lain sebagainya.

Sementara ada juga startup yang mendapatkan pendanaan, sekaligus masuk dalam program inkubasi Living Lab Ventures yaitu OneSmile, TwoSpaces, HomeRun, Smart Digital Advertising, OasisOne, RitelO, EC atau E-Catalog dan Lingkup. [NM/HBS]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0