Oracle Juga Tertarik Akuisisi TikTok?

Telset.id, Jakarta  – Laporan Financial Times menyebut, Oracle juga tertarik untuk mengakuisisi operasional aplikasi video TikTok di Amerika Serikat (AS). Oracle kabarnya sudah melakukan diskusi dengan ByteDance.

Seperti diketahui, supaya tetap bisa beroperasi di AS serta menghindari potensi tuntutan hukum yang berkepanjangan dari Donald Trump, ByteDance selaku perusahaan induk kemungkinan besar harus menjual TikTok.

{Baca juga: Apakah Microsoft Beli Bisnis TikTok di Seluruh Dunia?}

Hingga saat ini, Microsoft adalah satu-satunya perusahaan yang secara terbuka menyatakan ketertarikan kepada TikTok. Belakangan, Twitter disebut juga tertarik untuk ambil bagian. Sekarang, ada kabar dari Oracle.

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telset.id, Selasa (18/9/2020), Oracle juga tertarik untuk mengakuisisi TikTok. Perusahaan tersebut menyatakan “minat serius” lewat proses pembicaraan awal dengan ByteDance.

Kalau laporan itu benar, tentu kabar akuisis TikTok jadi semakin menarik. Lebih-lebih, Oracle tidak dipandang sebagai bisnis yang melayani konsumen. Oracle merupakan penyedia perangkat lunak database untuk perusahaan.

Apabila benar sudah melakukan pembicaraan intensif dengan ByteDance, Oracle diprediksi tak akan kesulitan mengakuisi TikTok. Secara finansial, Oracle juga cukup mumpuni karena punya kapitalisasi pasar cukup besar di dunia.

{Baca juga: Trump Perintahkan ByteDance Jual Semua Aset TikTok di AS}

Tapi, Oracle akan memiliki sumber daya mumpuni untuk bersaing dengan perusahaan seperti Microsoft. Sayang, menyoal rumor tentang ketertarikan mengakuisisi TikTok, Oracle belum bisa dimintai konfirmasi.

Sebelumnya, Microsoft santer dikabarkan akan mengakuisisi operasional TikTok di AS seiring rencana larangan dari Presiden Donald Trump. Trump tak mau operasional TikTok di Paman Sam tetap dikelola oleh ByteDance.

Menurut laporan Ubergizmo, Financial Times mengungkap informasi bahwa Microsoft sebenarnya merencanakan akuisisi yang jauh lebih besar daripada yang kita duga.

Sebuah sumber anonim nan terpercaya membeberkan bahwa Microsoft mungkin tidak hanya tertarik dengan operasional TikTok di AS. Microsoft kemungkinan akan mencaplok operasional global perusahaan tersebut.

Apabila rumor dari sumber itu benar, Microsoft akan mengontrol TikTok secara keseluruhan di seluruh dunia. Bahkan, perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates tersebut bisa saja menguasai TikTok Douyin versi China.

Laporan juga mengklaim bahwa Microsoft akan memberi ByteDance waktu selama satu tahun untuk memisahkan diri dari TikTok. Rentang waktu tersebut bisa dipakai untuk mengatasi masalah keamanan data yang mungkin ada.

Namun, sumber publikasi telah memberi tahu mereka bahwa tenggat waktu satu tahun mungkin terlalu singkat. ByteDance butuh waktu selama delapan tahun untuk menyelesaikan transaksi dengan skala sebesar itu.

{Baca juga: Tikung Microsoft, Twitter Juga Berminat Caplok TikTok}

Isu pembelian TikTok semakin memanas, karena kabar terbaru menyebutkan Microsoft tidak sendirian yang berminat mencaplok TikTok. Menurut informasi, Twitter siap“menikung” Microsoft karena perusahaan tersebut juga berminat membeli TikTok.

Informan anonim dari Wall Street Journal mengatakan jika Twitter sudah mengadakan pembicaraan awal mengenai pembelian TikTok. [SN/HBS]

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -