Apakah Microsoft Beli Bisnis TikTok di Seluruh Dunia?

Microsoft Beli Bisnis TikTok

Telset.id, Jakarta  – Seiring kabar yang santer tersiar belakangan, muncul pertanyaan apakah Microsoft bakal beli bisnis TikTok di seluruh dunia? Sejauh ini, Microsoft hanya akan membeli operasional TikTok di AS.

Microsoft memang ramai dikabarkan akan mengakuisisi operasional TikTok di AS seiring rencana larangan dari Presiden Donald Trump. Trump tak mau operasional TikTok di Paman Sam tetap dikelola oleh ByteDance.

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telset.id, Senin (10/8/2020), Financial Times mengungkap informasi bahwa Microsoft sebenarnya merencanakan akuisisi yang jauh lebih besar daripada yang kita duga.

{Baca juga: Microsoft Akui Berminat Akuisisi TikTok}

Sebuah sumber anonim nan terpercaya membeberkan bahwa Microsoft mungkin tidak hanya tertarik dengan operasional TikTok di AS. Microsoft kemungkinan akan mencaplok operasional global perusahaan tersebut.

Apabila rumor dari sumber itu benar, Microsoft akan mengontrol TikTok secara keseluruhan di seluruh dunia. Bahkan, perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates tersebut bisa saja menguasai TikTok Douyin versi China.

Laporan juga mengklaim bahwa Microsoft akan memberi ByteDance waktu selama satu tahun untuk memisahkan diri dari TikTok. Rentang waktu tersebut bisa dipakai untuk mengatasi masalah keamanan data yang mungkin ada.

Namun, sumber publikasi telah memberi tahu mereka bahwa tenggat waktu satu tahun mungkin terlalu singkat. ByteDance butuh waktu selama delapan tahun untuk menyelesaikan transaksi dengan skala sebesar itu.

Isu pembelian TikTok semakin memanas, karena kabar terbaru menyebutkan Microsoft tidak sendirian yang berminat mencaplok TikTok. Menurut informasi, Twitter siap“menikung” Microsoft karena perusahaan tersebut juga berminat membeli TikTok.

Informan anonim dari Wall Street Journal mengatakan jika Twitter sudah mengadakan pembicaraan awal mengenai pembelian TikTok.

{Baca juga: Tikung Microsoft, Twitter Juga Berminat Caplok TikTok}

Walaupun masih tahap pembicaraan informasi ini membuat isu pembelian TikTok semakin panas karena Twitter dianggap  memiliki keunggulan dibandingkan penawar sebelumnya yaitu Microsoft karena Twitter memiliki 186 juta pengguna aktif harian di seluruh dunia.

Namun Twitter dianggap akan kesulitan ketika membeli dan mengembangkan TikTok. Bisnis TikTok diprediksi mencapai miliaran dollar sedangkan Twitter nilai kapitalisasi pasar Twitter hanya USD$ 29 miliar atau Rp 427,5 triliun.

Twitter juga mengalami kerugian lebih dari US$ 1,2 miliar atau Rp 17,6 triliun pada kuartal terakhirnya. Untuk itu Twitter kemungkinkan akan mencari investor atau mengambil sejumlah hutang untuk dapat membeli dan mengembangkan TikTok. [SN/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here