📑 Daftar Isi

Ilustrasi pabrik Intel di Leixlip, Irlandia yang akan diperluas dengan investasi €5 miliar untuk produksi chip Xeon 6

Intel Investasi Rp 90 Triliun Perluas Pabrik Chip di Irlandia

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Intel investasi €5 miliar (Rp 90 triliun) perluas pabrik chip di Leixlip, Irlandia
  • Investasi untuk tingkatkan kapasitas produksi prosesor Intel Xeon 6 dan Intel Xeon generasi berikutnya dengan proses Intel 3 (3nm)
  • Proyek termasuk pemasangan alat baru di Fab 34 dan perluasan jaringan transportasi material otomatis
  • Modernisasi tidak melibatkan perluasan cleanroom, hanya optimasi kapasitas eksisting
  • Fab 34 adalah satu-satunya fasilitas produksi semikonduktor volume tinggi di Eropa yang menggunakan alat EUV
  • Intel sebelumnya jual 49% saham Fab 34 ke Apollo, lalu dibeli kembali April lalu seharga $14,2 miliar
  • Semua silikon yang diproduksi di Irlandia dikirim ke AS untuk pengujian dan perakitan
  • Investasi disebut perkuat rantai pasok semikonduktor Eropa dan dukung kedaulatan teknologi Uni Eropa

Telset.id – Intel mengumumkan investasi senilai €5 miliar (sekitar Rp 90 triliun) untuk memperluas dan memodernisasi fasilitas manufaktur di dekat Leixlip, Irlandia. Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi prosesor Intel Xeon 6 dan produk Intel Xeon generasi berikutnya yang dibangun dengan proses fabrikasi Intel 3 (kelas 3nm).

Investasi besar-besaran ini menjadi sinyal kuat bahwa Intel serius memperkuat posisinya di pasar semikonduktor global, khususnya untuk segmen server dan pusat data. Proyek ini juga mencakup aktivitas penelitian dan pengembangan (R&D) di lokasi pabrik tersebut.

Peningkatan fasilitas akan melibatkan pemasangan alat-alat baru, kemungkinan besar di Fab 34, serta perbaikan infrastruktur ekstensif yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi manufaktur. Salah satu elemen kunci proyek ini adalah perluasan jaringan transportasi material otomatis di kampus pabrik, yang akan menghubungkan modul-modul manufaktur terpisah menjadi satu sistem produksi berkecepatan tinggi.

Menariknya, modernisasi ini tidak akan melibatkan perluasan ruang bersih (cleanroom). Intel memperkirakan peningkatan ini akan memungkinkan situs Leixlip memproduksi lebih banyak produk berbasis Intel 3 dan memanfaatkan kapasitas ruang bersih yang sudah ada secara lebih optimal.

Intel

Fab 34 di dekat Leixlip, Irlandia, mulai beroperasi pada tahun 2023. Pabrik ini telah memproduksi berbagai chip, termasuk seri Core Ultra 100 menggunakan Intel 4 dan Xeon 6 menggunakan node produksi Intel 3, dengan memanfaatkan teknologi EUV (extreme ultraviolet) litografi. Saat ini, Fab 34 merupakan satu-satunya fasilitas produksi semikonduktor volume tinggi di Eropa yang menggunakan alat EUV.

Pada pertengahan 2024, Intel mengumumkan penjualan 49% saham Fab 34 senilai €10,1 miliar kepada Apollo Global Management karena kebutuhan dana yang mendesak. Pada April lalu, perusahaan mengumumkan akan membeli kembali 49% saham Fab 34 tersebut seharga $14,2 miliar, yang membuka jalan bagi ekspansi dan investasi saat ini.

Intel mengklaim telah memulai eksekusi proyek ini pada awal tahun, meskipun tidak mengungkapkan kapan peningkatan akan selesai. “Dengan berinvestasi di pabrik kami yang sudah ada dengan teknologi mutakhir dan memasang alat-alat canggih, kami tidak hanya meningkatkan output produk-produk penting seperti Xeon 6 dan prosesor Intel Xeon generasi berikutnya yang dibangun di atas Intel 3, tetapi kami memastikan bahwa Irlandia tetap berada di garis depan ekosistem manufaktur paling canggih di dunia, sambil memperkuat peran kawasan ini dalam lanskap teknologi global,” ujar Naga Chandrasekaran, Executive Vice President, Chief Technology and Operations Officer, dan General Manager Intel Foundry.

Dampak Investasi Intel bagi Eropa dan Rantai Pasok

Intel menyatakan bahwa investasi ini akan memperkuat rantai pasok semikonduktor Eropa dan mendukung tujuan kedaulatan teknologi Uni Eropa dengan meningkatkan produksi CPU (central processing unit) mutakhir di dalam negeri. Namun, ada satu catatan penting mengenai klaim tersebut.

Semua silikon yang diproduksi di Irlandia dikirim kembali ke AS untuk pengujian dan perakitan, serta membuat produk akhir, seperti Core Ultra atau Xeon 6, berstatus ‘buatan Amerika’. Fakta ini menunjukkan bahwa meskipun produksi wafer dilakukan di Eropa, rantai pasok hilirnya tetap terkonsentrasi di Amerika Serikat.

Investasi Intel di Irlandia ini menjadi contoh bagaimana perusahaan semikonduktor global menyeimbangkan kebutuhan produksi regional dengan rantai pasok global yang sudah mapan. Meskipun ada klaim tentang penguatan kedaulatan teknologi Eropa, realitasnya menunjukkan bahwa proses produksi chip tetaplah sangat terintegrasi secara global.

Langkah Intel ini juga menjadi sorotan di tengah persaingan ketat dengan TSMC dan Samsung di pasar foundry. Dengan meningkatkan kapasitas produksi Intel 3, Intel berharap dapat menawarkan kapasitas yang lebih besar kepada pelanggan foundry-nya, terutama untuk produk-produk yang membutuhkan performa tinggi dan efisiensi daya.

Selain itu, investasi ini juga menegaskan komitmen Intel terhadap teknologi EUV. Fab 34 di Irlandia adalah salah satu pabrik paling canggih yang dimiliki Intel, dan investasi ini akan memastikan pabrik tersebut tetap relevan untuk beberapa tahun ke depan. Intel juga tengah mengembangkan proses Intel 18A yang lebih canggih dan akan diproduksi di pabrik-pabrik baru di AS.

tsmc

Sebagai informasi, Intel sebelumnya juga telah mematenkan arsitektur HBM baru bernama XBM yang menargetkan biaya lebih murah. Inovasi-inovasi seperti ini menunjukkan bahwa Intel tidak hanya fokus pada perluasan pabrik, tetapi juga pada pengembangan teknologi yang dapat memberikan keunggulan kompetitif.

Dengan investasi sebesar €5 miliar ini, Intel menunjukkan keseriusannya untuk tetap menjadi pemain utama di industri semikonduktor. Keputusan untuk membeli kembali saham Fab 34 dari Apollo Global Management juga menunjukkan bahwa Intel yakin dengan prospek bisnis foundry-nya di masa depan.

Intel logo

Ke depannya, keberhasilan investasi ini akan sangat bergantung pada kemampuan Intel untuk menarik pelanggan foundry dan meningkatkan utilisasi pabriknya. Persaingan di pasar foundry semakin ketat, dan Intel harus mampu membuktikan bahwa proses Intel 3 dan proses-proses selanjutnya dapat bersaing dengan tawaran dari TSMC dan Samsung.

Investasi Intel di Irlandia juga menjadi angin segar bagi industri teknologi Eropa. Meskipun rantai pasok hilir masih terpusat di AS, keberadaan pabrik canggih seperti Fab 34 dapat mendorong pertumbuhan ekosistem semikonduktor di Eropa, termasuk dalam hal penelitian, pengembangan, dan sumber daya manusia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.