Inilah Calon Astronot Wanita Kulit Hitam Pertama di ISS

Astronot Kulit Hitam Jeanette Epps

Telset.id, Jakarta Jeanette Epps akan membuat sejarah pada tahun depan ketika menjadi astronot wanita kulit hitam pertama yang menjadi anggota awak Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS.

Epps memiliki gelar doktor di bidang teknik kedirgantaraan dan bekerja untuk CIA sebagai petugas intelijen teknis selama tujuh tahun sebelum bergabung dengan korps astronot pada 2009 lalu.

Ia telah ditugaskan di NASA Boeing Starliner-1. Epps akan bergabung dengan astronot lain NASA, yakni Sunita Williams dan Josh Cassada, untuk ekspedisi enam bulan di ISS pada 2021 mendatang.

“Penerbangan tersebut akan mengikuti sertifikasi NASA setelah berhasil melakukan Uji Penerbangan Orbital 2 dan Uji Penerbangan Kru dengan astronot,” terang NASA, seperti dilansir Telset.id dari New York Post.

{Baca juga: NASA “Isolasi” Kebocoran Udara di Stasiun Luar Angkasa ISS}

“Saya sangat bersemangat untuk bergabung dengan Suni Williams dan Josh Cassada dalam misi operasional pertama awak Boeing ke Stasiun Luar Angkasa Internasional,” demikian kata Epps.

“Saya telah terbang menggunakan helikopter dengan Suni . Saya juga telah terbang di kursi belakang T38 dengan Josh. Mereka berdua adalah orang yang luar biasa untuk diajak bekerja sama,” ucapnya.

Cassada bergabung dengan Epps dalam melakukan misi luar angkasa pertama pada 2021. Lain hal, misi tersebut akan yang ketiga untuk Williams. Ia sebelumnya mengikuti Ekspedisi 14/15 dan 32/33.

Epps dijadwalkan menjadi astronot kulit hitam pertama yang menjadi anggota kru ISS pada 2018. Namun, ia digantikan oleh cadangan, Serena Aunon-Chancellor, wanita Hispanik pertama di ISS.

{Baca juga:Astronot Rekam Video Komet Neowise Melayang di Atas Bumi}

Sebelumnya, NASA mengumumkan para astronot yang akan terbang dengan misi SpaceX Crew-2 ke ISS musim semi mendatang.

Dua dari astronot adalah orang Amerika Serikat, yakni Shane Kimbrough dan Megan McArthur. Lainnya adalah Akihiko Hoshide dari Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang, dan Thomas Pesquet dari Perancis.

Penerbangan SpaceX Crew Dragon ini adalah yang kali pertama pula oleh perusahaan swasta, bukan pemerintah, mengirim astronot ke orbit.

Behnken, yang memimpin misi Demo-2, menikah dengan McArthur, yang akan memimpin misi Kru-2. McArthur, yang lahir di Hawaii tapi tinggal di California, memiliki satu perjalanan sebelumnya ke ruang angkasa.

Kimbrough, pensiunan kolonel Angkatan Darat yang lahir di Texas dan dibesarkan di Atlanta, akan menjadi komandan pesawat ruang angkasa misi. Perjalanan ini akan menjadi yang kali ketiga bagi Kimbrough.

{Baca juga: NASA Umumkan Astronot yang Terbang ke ISS, Siapa Saja?}

Misi Crew-2 juga akan menjadi pesawat luar angkasa ketiga untuk Hoshide, yang merupakan bagian dari misi STS-124 di pesawat Discovery.

Pesquet, anggota kru termuda di usia 42, juga satu-satunya yang tidak pernah ikut serta dalam misi di bawah program pesawat ulang-alik AS yang kini sudah pensiun. Tapi, ia sudah menghabiskan 196 hari di angkasa. (SN/MF)

SOURCENew York Post
Previous articleFortnite Tak Lagi Mendukung Cross Platform iOS dan Mac
Next article[VIDEO] iPhone 12 Dikonfirmasi Usung Fitur LiDAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here