Ilmuwan Ciptakan “Lengan Bionik” untuk Penderita Lumpuh

lengan bionik penderita lumpuh

Telset.id, Jakarta  – Teknologi mutakhir memberi harapan baru bagi jutaan orang yang hidup dengan kelumpuhan. Para peneliti di The Feinstein Institutes for Medical Research pun berhasil mengembangkan “lengan bionik” dari elektroda berbobot ringan untuk penderita lumpuh.

Lengan bionik tersebut, seperti dikutip Telset.id dari New York Post, Minggu (1/12/2019), dapat dikenakan untuk memicu gerakan jari penderita lumpuh. Peneliti utama, Chad Bouton, mencoba menerangkan proses pembuatan sekaligus cara kerja temuan itu.

{Baca juga: Ilmuwan Israel Berhasil Bikin Jantung Buatan, Dicetak 3D}

Ia mengatakan, tim mengembangkan selongsong lengan setelah menentukan aktivitas otak di daerah motorik selama bertahun-tahun. Tim menyadari bahwa ada cara tepat untuk merangsang lengan dan mengisolasi gerakan jari-jari individu.

“Ini adalah masalah yang sangat sulit di dunia untuk merehabilitasi orang-orang yang hidup dengan kelumpuhan setelah stroke atau cedera tulang belakang. Apalagi, tangan adalah satu area tubuh yang paling menantang untuk direhabilitasi,” kata Bouton.

Cara unik di mana tim belajar menstimulasi otot menghasilkan pengembangan lengan yang bisa dipakai oleh pasien setiap hari. Selongsong lengan memungkinkan gerakan motorik yang halus. Semua tindakan diselesaikan oleh kemauan si pasien. Casey Ellin (32) adalah pasien pertama yang menguji lengan tersebut.

“Ketika mencobanya, saya merasa seperti berada dalam semacam film fiksi ilmiah. Saya rasa apa yang kita lakukan di ruang belajar dapat bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

{Baca juga: Ilmuwan Ciptakan Printer 3D untuk Sembuhkan Luka di Kulit}

Ellin menderita cedera tulang belakang leher pada Juni 2013 saat menyelam di laut di Jones Beach. Dokter mendiagnosis ia mengalami cedera tulang belakang C5. Dengan kata lain, ia memiliki keterbatasan motorik dan sensorik yang substansial. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here