Hand Sanitizer Ini Diolah dari Bahan Karbon Dioksida

Hand Sanitizer Karbon Dioksida

Telset.id, Jakarta  – Sebuah perusahaan memanfaatkan emisi berlebihan, mengubah karbon dioksida menjadi hand sanitizer atau pembersih tangan. Air Co., nama perusahaan itu, mengambil momentum wabah virus corona.

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telset.id, Selasa (24/3/2020), Air Co. menggunakan emisi karbon dioksida dari pabrik-pabrik terdekat. Tentu saja, untuk menjadi hand sanitizer, karbon dioksida butuh proses pengolahan.

{Baca juga: Australia Capai Langkah Besar untuk Temukan Vaksin Virus Corona

Sekadar informasi, Air Co. adalah perusahaan yang relatif baru. Air Co. diluncurkan di New York, Amerika Serikat, pada 2019. Air Co. Merupakan perusahaan pertama yang memproduksi vodka negatif karbon dioksida, bukan ragi.

Sekarang, Air Co. mencoba meningkatkan pengalaman dengan membuat pembersih tangan. Rencananya, hand sanitizer yang mereka buat akan disumbangkan ke lembaga-lembaga yang sangat membutuhkan di tengah wabah corona.

Mengingat bahwa pembersih tangan memerlukan alkohol agar efektif, Air Co. memastikan bahwa proses pengolahan hand sanitizer dijamin sesuai standar. Air Co. tidak ingin berjudi membuat produk untuk membantu mencegah corona.

Meski demikian, Air Co. sepertinya tidak akan menjadi perusahaan pertama yang memanfaatkan pengalaman untuk mulai membuat produk baru guna membantu krisis wabah virus corona. Selain Air Co., ada perusahaan bernama Razer.

{Baca juga: Viral! Konspirasi Sup Panas Tangkal Virus Corona}

Belum lama ini, Razer telah mengumumkan rencana untuk mengonversi beberapa jalur produksi. Razer mulai memproduksi alat pelindung diri, termasuk masker yang saat ini sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan di seluruh dunia. [SN/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here