Hacker Sayangkan Apple Cuekin Laporan Bobolnya iCloud

Tim doulCi

Jakarta – Apple dianggap kurang tanggap atas laporan tentang sistem iCloud Activation Lock yang tidak aman karena berhasil dibobol dua hacker bernama @AquaXetine dan @MerrukTechnolog dari tim doulCi. Kedua hacker ini menyangkan respon Apple yang lelet.

Kedua “hacker baik” dari tim doulCi ini sebelumnya mengklaim telah berhasil membobol sistem activation lock di iTunes. Dan dengan memanfaatkan sebuah rentan security yang ada di dalam iCloud, kedua hacker tersebut berhasil bisa unlock sebuah iPhone yang hilang atau tercuri.

@AquaXetine dan @MerrukTechnolog sebenarnya masih tergolong “hacker baik”, karena mereka kemudian melaporkan kerentanan security tersebut kepada Apple pada bulan Maret lalu. Sayangnya laporan itu tidak mendapatkan respon dari Apple.

Akhirnya kedua hacker itu memutuskan untuk mempublikasikan temuan mereka kepada publik. Nah, setelah publik mengetahui hasil temuan mereka, barulah Apple buru-buru merespon email mereka.

Namun karena sebelumnya kedua hacker ini sudah merasa dicuekin Apple, maka mereka balik membalas “cuekin” Apple dan menghapus email yang dikirimkan Apple tersebut.

“Mereka (Apple, red) meminta saya menghubungi mereka secepatnya, tapi kenapa baru sekarang? Saya sudah memberitahu Apple beberapa bulan lalu,” tulis kedua hacker itu.

Model hacking iCloud oleh kedua hacker tersebut diketahui baru terjadi kali ini, yakni dengan cara bypass iCloud security system yang berfungsi mengunci iOS device, atau biasa lebih dikenal dengan sebutan Activation Lock. Dengan memanfaatkan sebuah tool gratisan, Andapun bisa bypass sebuah iOS device yang terkunci, seperti yang ditunjukkan oleh kedua hacker tersebut.

Sebagai bukti, kedua hacker menunjukan screenshot dari server log 5.700 iDevice yang berhasil mereka unlock dalam waktu 5 menit. Beberapa saat kemudian mereka mengklaim 10.000 idevices juga berhasil mereka unlock.

Menurut Telegraaf, kedua hacker tersebut telah bekerja selama 5 bulan untuk bisa membobol iCloud activation lock. Namun sebenarnya motivasi mereka bukanlah uang, tapi hanya ingin agar pengguna menyadari bahwa iPhone dan iCloud online storage “tidaklah aman!”.

Mereka sebenarnya berharap Apple seharusnya cepat merespon laporan yang mereka kirimkan, karena menurut kedua hacker tersebut, saat ini angka pencurian iPhone semakin tinggi di AS maupun di negara lainnya. Sikap cuek Apple ini dianggap membahayakan pengguna.

Bisa Anda bayangkan, seandainya seseorang berhasil mencuri iPhone kemudian dengan mudah unlock sistem activation lock, maka secara otomatis ia bisa melakukan apapun dengan menggunakan iPhone yang dicuri, seperti melakukan aksi penipuan ataupun membobol isi rekening pemilik asli iPhone. Hhmm..kok bisa ya Apple lelet…[HBS]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0