Google Pay Kini Bisa Digunakan di Australia dan Jepang

Telset.id, Jakarta – Google Pay nampaknya makin serius menggarap pasar di luar Amerika Serikat (AS). Layanan pembayaran digital ini sudah bisa digunakan oleh para pegguna di Australia dan Jepang,

Seperti dilansir PhoneArena.com, Kamis (18/10/2018), untuk pelanggan di Australia, Google Pay kini tersedia di Bank of Melbourne, BankSA, St. George dan Up Money.

Selain itu Google mengatakan bahwa mereka telah menambahkan kartu layanan baru di Bendigo Bank. Sedangkan untuk pelanggan Jepang, Google Pay baru-baru ini menambahkan kartu Kyash, JACCS dan JCB saat digunakan pada pedagang atau merchant yang memakai QUICPay.

Untuk lebih mengetahui informasi secara rinci mengenai daftar lengkap kartu yang kompatibel, Anda bisa mencarinya di situs web Google Pay karena tidak semuanya menggunakan layanan ini.

Kendati mulai merambah pasar luar negeri, namun upaya ekspansi Google Play ini dinilai tidak berjalan mulus, malah cenderung lambat dan sulit. Sebab, ada banyak syarat atau pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah setempat dengan la proteksi konsumen dan pasar.

Baca juga: Pesan Tiket Pesawat Bisa via Google Pay

Contohnya adalah jika Google Pay ingin beroperasi di Indonesia, maka perusahaan tersebut harus memenuhi sejumlah syarat yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melindungi konsumen.

Fungsi Google Pay mirip seperti aplikasi Apple Pay maupun Samsung Pay. Selain sebagai sarana untuk melakukan pembayaran, pengguna juga bisa memakainya untuk menyimpan tiket pesawat, tiket konser, kartu loyalitas, kartu hadiah, dan lainnya.

Yang menarik, Google Pay juga memungkinkan penggunanya untuk melakukan pembayaran dengan cara urunan bersama teman-teman mereka. Caranya, cukup klik menu transaksi pada aplikasi, pengguna bisa membagi tagihan kepada lima teman lainnya, sehingga mampu membuat waktu pembayaran lebih efektif.

Baca juga: Google Pay, Cara Google Saingi Layanan Apple Pay

Google Pay sendiri adalah layanan pembayaran terpadu persembahan Google, hasil perpaduan antara Android Pay dan Google Wallet. Bagi pengguna yang sudah telanjur menggunakan Android Pay tidak perlu khawatir.

Sebab, aplikasi itu akan otomatis berubah menjadi Google Pay. Kalau belum ada perubahan, pengguna juga bisa melakukan pembaruan secara manual melalui Google Play Store. [WS/HBS]

Sumber: PhoneArena

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here