Menyusul tiga operator seluler lainnya (Telkomsel, XL, dan Indosat), pada hari ini, Rabu (19/8/2015), Smartfren juga secara resmi mengkomersialkan layanan Internet 4G LTE Advanced secara nasional. (Hendra Wiradi/telsetNews)
“Kami menjadi operator pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi 4G LTE Advanced, yang menawarkan teknologi yang lebih baik karena memiliki kecepatan lebih tinggi,” klaim CEO Smartfren Telecom, Paul Hodges di Jakarta, Rabu (19/8/2015). (Hendra Wirad
Menkominfo Rudiantara berharap dengan menggelar layanan 4G LTE Advanced, maka masyarakat akan bisa merasakan manfaat berinternet secara cepat dengan teknologi yang lebih baik dari yang ditawarkan sebelumnya. (Hendra Wiradi/telsetNews)
Operator berbasis CDMA ini terlihat ‘pede’ bisa menyalip para pesaingnya itu karena mengusung teknologi 4G LTE-A yang menawarkan kecepatan lebih tinggi. (Hendra Wiradi/telsetNews)
Perbedaan teknologi 4G LTE dan LTE-A ada pada kecepatan yang ditawarkan. Jika 4G LTE disebutnya “hanya” mampu menghasilkan kecepatan sampai 150 Mbps, maka LTE-A disebut bisa menawarkan kecepatan hingga 300 Mbps. (Hendra Wiradi/telsetNews)
Smartfren mengklaim layanan 4G LTE-A yang mereka luncurkan secara komersial ini sudah bisa langsung dirasakan secara nasional. (Hendra Wiradi/telsetNews)
Smartfren mengadopsi teknologi 4G LTE dengan standar pengantaran data FDD (Frequency Division Duplex) di spektrum frekuensi 850 MHz yang mereka miliki, dan TDD (Time Division Duplex) di spektrum 2.300 MHz yang akan segera ditempati Smartfren dalam waktu d