Ganggu Amazon, Google Siapkan Perangkat Smart Display

Telset.id, Jakarta – Kompetisi perangkat teknologi canggih, khususnya perangkat smart device sepertinya mulai memanas. Setelah Amazon meluncurkan perangkat smart display yakni Amazon Echo Show pada tahun lalu, kini perusahaan besutan Jeff Bezos itu harus bersiap karena langkahnya kemungkinan akan diikuti rival beratnya, Google.

Google nampaknya tak ingin melihat Amazon melenggang sendiri di ranah smart display, sehingga raksasa pencarian itu pun merasa “terpanggil” untuk bersaing dengan Amazon dengan membuat perangkat smart display sendiri, bukan “menempel” merk lain seperti perangkat pintar lainnya yang ditenagai Google Assistant.

Seperti diketahui, belum ada perangkat smart display yang sepenuhnya diproduksi oleh Google. Beberapa perangkat seperti Lenovo, HTC, LG, dan juga JBL hanya disematkan layanan Google Assistant saja, bukan diproduksi oleh Google.

Memang hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Google. Namun rencana Google untuk segera meluncurkan perangkat smart display sendiri sudah mulai terbaca saat Google Assistant sukses mencuri perhatian di acara Consumer Electronic Show (CES) 2018 karena dapat terintegrasi secara efektif ke perangkat smart display.

Baca juga: Main Game di Google Maps? Begini Caranya!

Pekan lalu Vice President of Product Management and General Manager of Home Products Google, Rishi Chandra dikabarkan memberi komentar bahwa Google “sangat menyarankan” merilis produk pesaing Amazon Echo Show, meski dirinya pun enggan mengungkapkan kenapa Google lebih memilih bekerjasama dengan perusahaan lain ketimbang membuat perangkat sendiri.

“Ini adalah kategori baru,” elak Candra dalam halaman Digital Trends, Selasa (3/04/2018).

“Saya tidak mengatakan kami tidak akan melakukannya,” imbuhnya.

Saat ini Google sendiri mulai berinvestasi dalam pengembangan perangkat smart sound mereka. Hal tersebut mulai dilakukan dengan menyematkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk menyesuaikan kualitas suara dari speaker secara real-time.

“Kebenaran yang sederhana adalah kami harus menjadi produk yang harus dimiliki,” kata Chandra.

Itu artinya, sebuah smart speaker dapat mengoptimalkan keluaran volume-nya sesuai dengan kondisi suara di sebuah ruangan di mana perangkat itu ditempatkan. (WS/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here