Facebook “Haramkan” Ngomong Soal Seks

Telset.id, Jakarta – Para facebookers kini harus berhati-hati berbicara soal seks di lama Facebook. Pasalah, raksasa jejaring sosial itu telah membuat standar atau pedoman baru yang akan menghentikan pengguna mendiskusikan masalah seks.

Aturan ini pertama kali diluncurkan kembali pada bulan Oktober, pedoman baru ini tidak akan membiarkan anda mendiskusikan apakah menyukai gaya misionaris atau doggy.

Bahkan, Anda juga tidak dapat menyatakan apa orientasi seks Anda. Begitu juga dengan bahasa apa pun yang ‘memfasilitasi, mendorong, atau mengoordinasikan pertemuan seksual di antara orang dewasa,’ juga dilarang oleh Facebook.

Konten apa pun yang dianggap melanggar, yang diposting di halaman atau di kolom komentat, dapat dihapus oleh tim moderasi Facebook.

Konten apa pun yang melanggar ini, baik diposkan di laman atau komentar, dapat dihapus oleh tim moderasi Facebook.

Sepertinya aturan ini tidak begitu menganggu, sebab Anda masih dapat berbicara seks di layanan milik Facebook, seperti WhatsApp dan Facebook Messenger.

Kepada PC Mag, jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg ini mengatakan bahwa langkah tersebut dirancang untuk menyempurnakan kebijakannya tentang eksploitasi seksual. Perubahan ini, kata Facebook diminta oleh sebagian besar pengguna

Selain itu, aturan baru ini dibuat setelah adanya masukan dari organisasi pihak ketiga yang bergerak dibidang masalah keselamatan perempuan dan anak-anak.

Selama ini Facebook sudah memiliki aturan ketat terhadap gambar atau ketelanjangan pornografi, tetapi hingga kini, percakapan kotor selalu diizinkan.
Pembatasan baru ini datang beberapa saat setelah pemberitaan tentang Tumblr yang sekarang juga melarang pornografi.

Facebook selama ini kurang bagus dalam menghapus konten pornografi dari platformnya. Tetapi perusahaan ini tampaknya merekrut moderator baru dan menggunakan algoritma komputer untuk mencari konten atau pengguna yang melanggar aturan.

“Kami akan mengeluarkan notulensi dari rapat pengembangan kebijakan kami, di mana perubahan ini dibahas dan diadopsi,” kata juru bicara Facebook kepada PC Mag.

“Kami juga akan mempublikasikan pembaruan ke Standar Komunitas kami, sehingga orang dapat mengetahui perubahan dari waktu ke waktu,” sambungnya

Tampaknya banyak orang yang keberatan terhadap kebijakan baru Facebook ini. (BA/HBS)

Sumber: Metro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here