Dinilai Penting, Facebook Pulihkan Foto Konflik Yaman yang Dihapus

Foto konflik Yaman

Telset.id, Jakarta – Facebook menghapus beberapa unggahan yang menampilkan foto konflik Yaman. Unggahan yang dihapus Facebook salah satunya adalah artikel New York Times, karena memuat foto anak-anak yang kurus kering dan kelaparan.

Setelah melakukan penghapusan pada Jumat (26/10/2018), Facebook mengirimkan pesan kepada pengguna bahwa unggahan tidak sesuai dengan standar. Sesuai aturan Facebook, keberadaan postingan foto telanjang anak-anak memang tidak diizinkan.

Namun tak lama kemudian, Facebook seperti berubah pikiran. Dengan pertimbangan tertentu, unggahan yang sebelumnya dihapus, kembali dipulihkan oleh anak buah Mark Zuckerberg, sehingga pengguna bisa mengaksesnya kembali.

“Merujuk standar komunitas kami, foto telanjang anak-anak tidak diizinkan di Facebook. Namun, kami tahu bahwa gambar tersebut penting. Kami memutuskan memulihkannya,” kata juru bicara Facebook, dikutip Telset.id dari Independent, Selasa (30/10/2018).

Sementara itu, perwakilan New York Times menjelaskan kenapa mereka memutuskan untuk mempublikasikan foto tersebut. Meski terkesan kejam, foto terlanjang anak-anak yang kurus kering dan kelaparan ini memperlihatkan kejujuran dan kengerian yang sekarang benar-benar terjadi di Yaman

“Kami senang Facebook membuat pengecualian. Pekerjaan wartawan adalah menjadi saksi dan menyuarakan nasib mereka yang tak terdengar,” kata Eileen Murphy, juru bicara New York Times, tak lama setelah Facebook melakukan koreksi.

Foto: AP

Selama ini, Facebook menggunakan kombinasi algoritma, pengawasan oleh karyawan, dan bantuan pengguna untuk menyaring konten yang rawan. Penghapusan sementara terhadap foto konflik Yaman mengingatkan kasus serupa pada 2016 silam.

Kala itu, Facebook menghapus unggahan foto pemenang hadiah Pulitzer. Foto yang diambil pada periode Perang Vietnam tersebut menunjukkan gadis kecil Phan Thi Kim Phuc berlari telanjang saat menyelamatkan diri dari serangan bom. (SN/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here