telset

Cloudflare Padam, Banyak Situs Web Bertumbangan

Telset.id, Jakarta – Jaringan pengiriman konten atau Cloudflare mengalami pemadaman besar. Dampaknya banyak situs website yang tidak bisa diakses atau ketika diakses muncul tulisan “502 Bad Gateway”.

Dilansir Telset.id dari Ubergizmo pada Rabu (03/07/2019), CloudFlare adalah jaringan pengiriman konten yang bertindak sebagai proxy antara website dan visitor. Hal ini yang menjadikan loading sebuah website bisa lebih cepat.

Pemadaman Cloudflare dikonfirmasi langsung oleh Co-Founder dan CEO Cloudflare Matthew Prince di akun Twitter resmi miliknya @eastdakota.

“Tim menyadari masalah yang berdampak pada seluruh jaringan. Tim sedang bekerja untuk memahami apa yang sedang terjadi,” cuit Prince.

Cloudflare Padam, Banyak Situs Web Tak Bisa Diakses

{Baca juga: WhatsApp, Instagram, Facebook Kompak Down (Lagi)}

Dia kemudian mengatakan bahwa lonjakan besar dalam penggunaan CPU menyebabkan sistem primer dan cadangan jatuh dan ini berdampak pada semua layanan. Sempat ada beredar spekulasi tentang serangan DDoS yang meluas di jaringan.

Tapi Prince membantah informasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa belum ada bukti bahwa ini disebabkan oleh serangan DDoS. Dia bersama timnya masih menggali untuk menemukan akar penyebab dari pemadaman ini.

Cloudflare juga mengkonfirmasi bahwa perbaikan telah diterapkan untuk masalah ini dan bahwa hasilnya sekarang sedang dipantau. Ini berarti bahwa layanan normal harus segera dikembalikan ke situs yang terkena dampak pemadaman.

Situs atau aplikasi yang memang acapkali dialami oleh perusahaan teknologi. Sebelumnya kita sering mendengar jika ekosistem seperti Facebook, WhatsApp dan Instagram sering tak bisa diakses karena server down.

{Baca juga: Tagar #InstagramDown dan #FacebookDown Ramai di Twitter}

Baru-baru ini kasus ini terjadi pada April lalu. Informasi ini  cepat menyebar setelah netizen di seluruh dunia mengeluhkan tidak bisa mengakses ketiga layanan tersebut di media sosial.

Berdasarkan pantauan Tim Telset.id dari situs Down Detector pada Minggu (14/04/2019), terjadi peningkatan aduan terhadap 3 platform tersebut sejak sore tadi.

Pada aplikasi WhatsApp, aduan meningkat sejak pukul 18.00 WIB dan puncaknya sekitar pukul 19.00 WIB, dimana aplikasi pesan instant itu menerima 2676 pengaduan. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0