Telset.id – Konferensi developer tahunan Microsoft, Build 2026, resmi akan digelar pada 2 Juni 2026 di San Francisco, dengan keynote utama yang disiarkan langsung mulai pukul 09:30 waktu setempat. Acara ini diprediksi menjadi panggung bagi Microsoft untuk memamerkan strategi terbarunya di bidang kecerdasan buatan.
Berdasarkan laporan dari Tom Warren, jurnalis The Verge, sejumlah bocoran menarik telah muncul menjelang gelaran Build 2026. Salah satu yang paling dinantikan adalah pengumuman model AI baru dan alat agen yang mirip dengan OpenClaw. Selain itu, Microsoft juga dikabarkan akan meluncurkan Copilot “super app” yang akan menjadi pusat kendali bagi pengguna Windows 11.
Rumor ini muncul bersamaan dengan perubahan besar pada sistem operasi Windows 11 yang sudah mulai terlihat. Beberapa waktu lalu, Microsoft bahkan mulai menghapus fitur Copilot dari sistem operasinya, yang mengindikasikan adanya pendekatan baru terhadap integrasi AI. Hal ini juga berkaitan dengan pengujian ukuran Start Menu dan posisi taskbar yang sedang dilakukan Microsoft.
Surface Laptop Ultra dan Masa Depan Windows on ARM
Menjelang Build 2026, Microsoft baru saja mengumumkan Surface Laptop Ultra, laptop terbaru yang ditenagai oleh prosesor Nvidia RTX Spark. Kehadiran perangkat ini menandai langkah agresif Microsoft dalam ekosistem Windows on ARM, di mana kolaborasi dengan Nvidia, Arm, dan Microsoft sendiri telah mengumumkan era baru PC dengan chip Arm.
Di atas panggung Build 2026, kemungkinan besar akan ada lebih banyak berita terkait perkembangan Windows on ARM. Dengan Surface Laptop Ultra yang baru dirilis, para developer dan pengguna bisa berharap melihat optimasi lebih lanjut untuk arsitektur ARM di Windows 11.
Baca Juga:
AI dan Copilot Super App Jadi Fokus Utama
Fokus utama Build 2026 diprediksi akan berkisar pada pengembangan AI dan alat agen. Copilot “super app” yang dikabarkan akan diumumkan diyakini menjadi jawaban Microsoft atas kebutuhan pengguna akan asisten digital yang lebih terintegrasi. Hal ini sejalan dengan tren di industri teknologi di mana biaya AI yang melonjak mulai dipertanyakan efisiensinya oleh perusahaan seperti Uber dan Microsoft sendiri.
Dengan model AI baru dan alat agen yang mirip OpenClaw, Microsoft tampaknya ingin memperkuat posisinya di pasar kecerdasan buatan. Acara Build 2026 akan menjadi ajang bagi para developer untuk melihat secara langsung bagaimana Microsoft mengintegrasikan teknologi ini ke dalam produk-produknya.
Para pengamat industri menantikan apakah Microsoft akan mengumumkan kemitraan baru atau platform AI yang lebih terbuka bagi developer. Mengingat persaingan ketat di bidang AI, langkah Microsoft di Build 2026 akan menjadi indikator penting arah strategi perusahaan ke depan.





Komentar
Belum ada komentar.