Render Galaxy Glasses dengan latar belakang putih menampilkan desain kacamata pintar Samsung.

Bocoran Galaxy Glasses: Kontrol Gestur dan Integrasi Galaxy Ring

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Bocoran aplikasi Galaxy Glasses pada 30 Juni 2026 mengungkap fitur kontrol gestur berbasis Galaxy Ring.
  • Kacamata pintar ini akan berjalan pada One UI XR, dikembangkan bersama Google dan Qualcomm.
  • Fitur lain termasuk berbagi foto ke ponsel, AI Assistants, aksesibilitas, dan Find My.
  • Pasar AR+AI glasses tumbuh 611% year over year, menunjukkan potensi besar.
  • Privasi menjadi kekhawatiran utama, namun integrasi ekosistem menjadi nilai jual utama.

Telset.id – Samsung diprediksi akan segera memasuki pasar AI glasses melalui Galaxy Glasses. Bocoran aplikasi terbaru mengungkap fitur kontrol gestur yang terintegrasi dengan Galaxy Ring, membuka cara baru berinteraksi dengan perangkat wearable ini.

Informasi yang beredar pada 30 Juni 2026 menunjukkan bahwa aplikasi pendamping Galaxy Glasses telah bocor secara ekstensif. Bocoran ini, yang diungkap oleh SammyGuru, memberikan gambaran jelas tentang berbagai fitur yang akan dihadirkan Samsung.

Salah satu temuan paling menarik adalah kemampuan untuk mengontrol kacamata pintar ini melalui gerakan jari. Sistem ini tampaknya memanfaatkan Galaxy Ring sebagai komponen penerima sinyal, memungkinkan pengguna memberikan perintah secara intuitif tanpa menyentuh perangkat.

Kacamata ini dilaporkan akan berjalan pada sistem operasi One UI XR. OS ini dikembangkan bersama Google dan Qualcomm, berbasis pada Android XR. Sama seperti One UI pada ponsel, sistem ini dirancang untuk terhubung secara mulus dengan ekosistem Samsung.

Meskipun demikian, SammyGuru menekankan bahwa ini bukan berarti pengguna harus membeli perangkat keras tambahan. Samsung kemungkinan memungkinkan perangkat lunak untuk ‘mendengarkan’ gerakan jari, sehingga kontrol dapat dilakukan dengan lebih intuitif.

Menariknya, aplikasi Galaxy Glasses juga menunjukkan berbagai fitur lain. Pengguna dapat membagikan foto yang diambil dengan kacamata langsung ke ponsel Samsung. Selain itu, terdapat tab AI Assistants khusus, opsi Aksesibilitas, Kamera, dan fitur membacakan notifikasi dengan suara.

The app controls menu is quite rich even at first glance. | Image by SammyGuru - The Galaxy Glasses may be a lot more capable than you think. Here's why

Fitur Find My juga terintegrasi dalam aplikasi untuk membantu menemukan kacamata yang hilang. Langkah Samsung memasuki kategori AI glasses ini dinilai sangat masuk akal. Menurut laporan Counterpoint Research, pasar waveguide AR+AI glasses tumbuh 611% year over year pada paruh kedua 2025.

Namun, kekhawatiran tentang privasi masih menjadi sorotan. Banyak pengguna Reddit mempertanyakan bagaimana Samsung menyediakan cara cepat untuk mematikan mikrofon dan kamera saat tidak digunakan.

Pesaing utama Samsung di segmen ini adalah Meta AI Glasses. Dengan menambahkan kontrol gestur dan integrasi ekosistem yang dalam, Samsung berpotensi menjadi ancaman serius bagi dominasi Meta.

Dibandingkan dengan Galaxy XR headset yang dibanderol $1,799.99, Galaxy Glasses memiliki peluang sukses yang lebih besar karena menyasar pasar yang lebih luas. Kunci keberhasilan Samsung terletak pada kemampuan menawarkan paket lengkap dengan harga yang tepat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai tren pengisian daya nirkabel, Anda dapat membaca artikel tentang Standar Qi2 Baru. Sementara itu, perkembangan terkini soal lini lipat Samsung bisa disimak pada artikel Galaxy Z Fold 8.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.