Benarkah Ponsel Memicu Kebakaran di SPBU?

CWR7llDWEAQ8z6M

JAKARTA – Seorang mahasiswa sedang melakukan pengisian bensin untuk kendaraan sportnya di SPBU dekat New Paltz, AS. Lalu dia menggunakan ponselnya untuk menjawab telepon, dan secara tiba-tiba dia dikelilingi api.

Pekerja di SPBU tersebut langsung turun tangan membantu, dan akhirnya dapat memadamkan api. Beruntung mahasiswa yang bernama Matius Erhorn itu hanya menderita luka bakar ringan saja, meskipun telepon genggamnya hangus terbakar.

“Hal yang harus Anda tahu, dia mengatakan tiba-tiba melihat bola api yang besar,” kata Kepala Pemadam Kebakaran New Paltz, Patrick Koch.

Petugas pemadam kebakaran menyimpulkan bahwa ponsel mahasiswa ini adalah penyebab dari kebakaran yang terjadi. Ponsel tersebut menyulut uap yang berasal dari tangki bahan bakar mobil yang sedang diisi.

“Ponsel tersebut dapat memicu uap gas yang berasal dari pompa dan menyebabkan bencana,” kata Koch setelah berhasil mengatasi insiden tersebut.

Meskipun di seluruh SPBU terdapat peringatan tentang larangan penggunaan ponsel, namun saat ini di Amerika terdapat 158 juta pengguna ponsel yang beresiko jika mereka lupa untuk tidak menggunakan ponsel saat mengisi bensin.

Namun ahli dari Good Morning America justru meragukan teori yang menyebutkan ponsel dapat menyebabkan kebakaran di pom bensin. Para ahli percaya, penyebabnya adalah listrik statis bukan ponsel yang menjadi penyebab kebakaran.

Menurut laporan dari Petroleum Equipment Institute dalam websitenya, mengatakan bahwa telah terdapat aduan sebanyak 158 laporan yang berkaitan dengan kebakaran yang disebabkan oleh listrik statis.

Menurut Steve Fowler, seorang insinyur di bidang kelistrikan dari Fowler Associates, bahwa sinyal dari ponsel terlalu lemah untuk memicu uap bensin hingga meledak.

Dia melakukan semacam studi tentang api statis dengan Jim Farr, seorang petugas pemadam kebakaran dari Gaston County, NC. Mereka menemukan bahwa Anda dapat menghasilkan sebuah listrik statis dengan cara yang berbeda, seperti masuk dan keluar dari kendaraan.

“Ketika Anda menggesekkan kaki Anda ke karpet, Anda dapat menghasilkan hingga 35.00 volt,” kata Fowler.

Ponsel menurut mereka tidak memicu kebakaran sama sekali. Jika Anda tidak ingin berada dalam posisi mahasiswa yang terbakar tadi, maka Anda jangan lakukan ini selama mengisi bensin di SPBU:

  1. Jangan masuk ke dalam mobil hingga Anda selesai mengisi bensin untuk mobil Anda.
  2. Hindari benda yang dapat menghasilkan listrik statis sebelum Anda mengisi bensin.
  3. Jika api mulai berkobar, jangan pernah menarik nozzle dari mobil Anda.
  4. Jika Anda mengisi bensin ke dalam wadah, jangan mengisi di dalam kendaraan Anda, tapi simpan wadah tersebut di tanah.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here