Beli Ponsel Secara Online Jadi Tren di China

Telset.id, Jakarta – Beli ponsel secara online telah menjadi tren tersendiri di China. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya konsumen di negara tersebut yang melakukan hal itu. Menurut survei terbaru yang dilakukan ABI Research, lebih dari 50% responden melaporkan bahwa mereka membeli ponsel secara online.

Angka ini terbilang tinggi jika dibandingkan dengan survei serupa yang dilakukan di AS, dimana hanya sekitar 36% dari konsumen saja yang melakukan hal serupa.

Menurut Analis Senior ABI Research, Marina Lu, hal ini tidak lain dikarenakan pasar telekomunikasi seluler China didominasi oleh pelanggan prabayar, yang berarti bahwa konsumen China (mungkin) tidak merasa seperti diikat oleh penyedia layanan mobile seperti yang dirasakan konsumen AS.

“Prinsip yang sama berlaku untuk pelanggan kontrak, karena hanya melibatkan penawaaran kontrak SIM tanpa mengikutsertakan ponsel,” kata Marina Lu.

Selain itu, banyak operator seluler di wilayah ini juga mengurangi subsidi untuk smartphone dan membebankan pajak handset kepada pelanggan. Hal ini semakin melemahkan ikatan antara pelanggan dengan operator mobile dan mendorong konsumen untuk membeli ponsel secara online.

Ditambah lagi, tidak banyak toko fisik untuk merek ponsel besar, seperti Apple, Samsung, dan Huawei bisa ditemukan di China seperti halnya di AS. Apple, misalnya, hingga saat ini baru memiliki total 32 toko di China, bandingkan dengan di AS, dimana setidaknya 268 toko telah beroperasi.

Bahkan, beberapa merek lokal China, termasuk Huawei dan Xiaomi, memanfaatkan tren ini (membeli ponsel secara online -red) dengan menjual beberapa perangkat andalan mereka melalui toko online. Huawei Honor dan Xiaomi seri Mi adalah contoh yang paling masuk akal untuk tren ini.

“Toko fisik bisa sangat berguna, karena memungkinkan konsumen untuk mencoba produk terbaru mereka saat berbelanja dan, karena itu, membantu meningkatkan penjualan,” tambah Lu. “Namun mengingat toko fisik di China terbatas, konsumen mungkin berkecil hati dengan proses ini, karena banyaknya orang dan antrian yang panjang selama pemeriksaan.” [IF]

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -