Awas! Giliran Google Play Store “Diserang” WannaCry

Matikan Auto-update Aplikasi

Telset.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu publik dunia, termasuk Indonesia, dikagetkan dengan serangan ransomware WannaCry. Serangan WannaCry mungkin sekarang sudah mereda bagi pengguna PC Windows, namun nyatanya serangan WannaCry kini beralih ke Android, atau tepatnya di Google Play Store.

Serangan WannaCry sempat membuat kepanikan, karena mengharuskan korbannya membayar USD 300 atau Rp 3,9 juta kepada sang hacker untuk membuka file mereka yang terkunci. Kini WannaCry mulai “menyerang” toko aplikasi Google. Tapi serangan ini bukan dalam wujud malware WannaCry, melainkan aplikasi pengamanan palsu.

[Baca juga: Tangkal Serangan Ransomware WannaCry Versi Kaspersky]

Berdasarkan pantauan Tim Telset.id, memang ada banyak aplikasi pengamanan malware WannaCry ‘abal-abal’ yang sudah di-download oleh banyak orang. Sebut saja seperti aplikasi Protect from WannaCry yang sudah diunduh oleh 500 sampai 1000 orang.

WannaCry

[Baca juga: Ini Dia Dalang Ransomware WannaCry]

Tak cuma aplikasi itu saja, banyak aplikasi pengamanan WannaCry palsu yang jika di-download oleh pengguna Android, maka aplikasi itu tidak akan melakukan apapun dan hanya menampilkan trik palsu dengan disertai banyaknya iklan. Well, sebaiknya berhati-hati ya! (FHP/HBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here