AS Izinkan Google Bermitra Lagi dengan Huawei?

Huawei Google AS

Telset.id, Jakarta  – Huawei telah dilarang berbisnis dengan perusahaan asal Amerika Serikat (AS). Namun, beberapa bulan lalu, pemerintah AS mulai melunak soal embargo Huawei. Kabarnya AS sudah kasih lampu hijau pada Google untuk bermitra lagi dengan raksasa teknologi China itu.

Pemerintah AS menyatakan akan memberi dispensasi atau pengecualian kepada Huawei. Namun demikian, kabar itu telah santer terdengar sejak beberapa waktu lalu. Namun nyatanya, embargo Huawei masih berlaku.

{Baca juga: Huawei “Bodo Amat” dengan Embargo dari Amerika Serikat}

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telset.id, Selasa (5/11/2019), Sekretaris Perdagangan AS, Wilbur Ross, membawa kabar baik untuk Huawei. Katanya, dispensasi untuk Huawei segera diberikan.

Sejauh ini, 260 atau lebih perusahaan sudah bisa lagi berbisnis dengan Huawei. Dalam waktu dekat, perusahaan asal AS yang bisa kembali bermitra dengan Huawei akan bertambah. Apakah termasuk Google?

Tidak jelas perusahaan mana saja yang bakal bisa berbisnis lagi dengan Huawei. Kabar menyebut, bisa jadi Google masuk dalam daftar tersebut. Lebih-lebih, Google dan Huawei telah lama bekerja sama.

Kalau benar Google mendapat izin dari pemerintah AS, Huawei tentu akan bernapas lega. Sebab, Huawei bakal bisa memakai lagi layanan dari Google, termasuk sistem operasi Android untuk smartphone.

{Baca juga: Kemenlu Berharap China Damai dengan Amerika soal Perang Dagang}

Asal tahu saja, Mate 30 dan Mate 30 Pro adalah smartphone pertama buatan Huawei pertama yang tidak menggunakan layanan Google. Nah, kalau dispensasi keluar, Huawei bisa lagi mengakses Android.

Sebelumnya, Huawei mengaku sepenuhnya siap untuk hidup dan bekerja meski ada embargo perdagangan oleh AS. Perusahaan ini yakin perpanjangan penangguhan embargo Huawei oleh AS tak berdampak terhadap bisnis perusahaan.

Pemerintah AS sendiri sudah memperpanjang masa penangguhan hukuman selama 90 hari ke depan untuk Huawei. Dengan keputusan tersebut, Huawei memungkinkan untuk membeli persediaan komponen dari perusahaan-perusahan AS.

“Kami siap untuk membawa bisnis Huawei dengan atau tanpa ada larangan dari AS,” tegas Eric Xu, wakil ketua Huawei, saat perkenalan chip kecerdasan buatan baru di kantor Shenzhen, China, seperti dikutip Telset.id dari Reuters, Jumat (23/08/2019).

{Baca juga: Bos Huawei Minta Karyawan Siap Tempur, Kalau Tidak…}

Para petinggi Huawei juga melontarkan pernyataan. Meski memuji kekuatan sistem operasi HarmonyOS, alternatif potensial untuk Android, Huawei tetap bersikeras untuk mempertahankan ekosistem tunggal. Huawei memilih pakai Android. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here