Telset.id – Amazon dikabarkan akan menghentikan ketergantungan pada prosesor pihak ketiga untuk lini perangkat konsumennya, sebuah langkah yang disebut sebagai perubahan strategi pengadaan chip terbesar perusahaan dalam 20 tahun terakhir.
Keputusan ini dipicu oleh tekanan finansial yang signifikan. Analis rantai pasokan Ming-Chi Kuo melaporkan bahwa arus kas bebas Amazon untuk 12 bulan yang berakhir pada Q1 2026 turun 95% year-over-year menjadi sekitar USD 1,2 miliar, tertekan oleh siklus investasi AI yang agresif. Dengan beralih ke chip buatan sendiri, Amazon berharap dapat menghemat biaya dan meningkatkan kontrol atas perangkat kerasnya.
Menurut laporan Kuo, transisi ini diperkirakan akan dimulai pada tahun 2027. Amazon berencana mengadopsi model COT (customer-owned tooling) untuk chip yang dikembangkan sendiri, pendekatan yang sama yang sudah digunakan untuk chip AI Trainium.
Baca Juga:

Di bawah model ini, Amazon akan mendesain chip secara internal alih-alih membeli prosesor dari pemasok pihak ketiga. Produk yang terkena dampak pergeseran ini sangat luas, mencakup Kindle, Fire TV, Echo, perangkat bertenaga Alexa, kamera Blink, dan bel pintu Ring.
Kuo menyebutkan bahwa Amazon telah memilih Alchip sebagai mitra eksklusif untuk desain dan pengujian chip bagian belakang. Setelah transisi selesai, pengiriman tahunan prosesor buatan Amazon diperkirakan mencapai sekitar 40 juta unit.
Kepala perangkat keras Amazon, Panos Panay, mengonfirmasi dalam wawancara dengan CNBC bahwa perusahaan sudah mendesain silikon ujung ke ujung untuk perangkat seperti Echo Show 8, Echo Show 11, dan Fire TV. Namun, Panay tidak membahas produk, mitra, atau jadwal spesifik yang disebutkan dalam laporan Kuo.
Amazon telah meluncurkan chip AZ3 (yang mendukung Echo Dot Max) dan chip AZ3 Pro (ditemukan di Echo Studio dan perangkat Echo Show) pada Oktober 2025. Chip ini dirancang untuk menjalankan model AI secara lokal daripada merutekan semuanya ke cloud.
Meskipun Amazon masih menggunakan chip pihak ketiga dari perusahaan seperti Qualcomm di tempat yang sesuai, Panay menegaskan bahwa perangkat penting akan beralih ke silikon proprietary. Dia juga memberi isyarat tentang “seluruh peta jalan perangkat on-the-go”, mengisyaratkan bahwa strategi chip ini melampaui smart home.
Langkah Amazon ini mengingatkan pada keputusan Apple yang merancang chip sendiri dan mengubah industri elektronik konsumen. Dengan volume pengiriman yang diperkirakan mencapai puluhan juta unit per tahun, Amazon berpotensi menjadi pemain besar dalam desain semikonduktor, mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal dan meningkatkan efisiensi biaya serta integrasi perangkat lunak-perangkat keras.





Komentar
Belum ada komentar.