Amazon Perpanjang Kebijakan Work From Home Hingga Juni 2021

amazon work from home

Telset.id, Jakarta – Seiring pandemi yang belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, sejumlah perusahaan pun kembali memutuskan untuk memperpanjang kebijakan bekerja dari rumah atau work from home. Amazon, dalam hal ini menjadi salah satunya.

Dilaporkan Business Insider, Rabu (21/10/2020), raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini kembali mengizinkan beberapa karyawannya untuk terus bekerja dari jarak jauh. Setidaknya hingga Juni 2021.

“Karyawan yang bekerja dalam peran yang secara efektif dapat dilakukan dari rumah dipersilakan untuk melakukannya hingga 30 Juni 2021,” kata juru bicara Amazon.

Amazon sendiri menyebut telah menginvestasikan dana dan sumber daya yang cukup besar untuk menjaga mereka yang memilih datang ke kantor agar tetap aman. Ini dilakukan baik melalui penerapan social distancing, pembersihan secara mendalam, pemeriksaan suhu, dan penyediaan penutup wajah serta hand sanitizer.

{Baca juga: Work From Home “Buka Pintu” Hacker Curi Data Perusahaan}

Sebelumnya, Amazon menetapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home hanya sampai 2 Oktober, tetapi merevisinya pada bulan Juli, dan memberi waktu pada karyawan hingga 8 Januari.

Amazon sendiri, hingga awal bulan ini menyebutkan bahwa lebih dari 19.000 pekerja “garis depan” di seluruh AS telah dites positif COVID-19, meskipun temuan belum ditinjau oleh pakar independen mana pun.

Amazon menambah panjang daftar perusahaan besar, baik di dalam maupun di luar industri teknologi yang mengizinkan karyawannya untuk terus bekerja dari rumah atau work from home selama pandemi.

Selain Amazon, sejumlah perusahaan teknologi semisal Google, Microsoft, dan Uber juga sudah lebih dulu memberlakukan kebijakan ini.

{Baca juga: Karyawan Google Tetap di Rumah Sampai Juli 2021}

Google seperti dilaporkan Wall Street Journal disebut telah meminta sebagian besar karyawan untuk tetap di rumah sampai paling tidak Juli 2021. Google sebelumnya menyatakan akan mulai membuka kembali lebih banyak kantor pada awal Juni 2020. Tapi, mayoritas karyawan tetap di rumah sampai akhir 2020.

Google telah memberlakukan kebijakan kerja dari rumah atau work from home kepada hampir semua karyawan di dunia.

Sementara itu, perusahaan lain seperti Twitter, diketahui malah sudah menjadikan kebijakan bekerja jarak jauh secara permanen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here