📑 Daftar Isi

Tampilan antarmuka Gemini AI di layar Android Auto saat digunakan untuk navigasi

Uji Coba Gemini di Android Auto: Upgrade Besar dari Google Assistant

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Gemini AI resmi hadir di Android Auto menggantikan Google Assistant
  • Uji coba menunjukkan Gemini mampu memahami perintah kompleks dan bahasa alami
  • AI ini bisa menjawab pertanyaan tentang pengisian daya, navigasi, dan informasi umum
  • Kelemahan utama: kesulitan mengenali nama merek dengan huruf kapital
  • Secara keseluruhan, Gemini merupakan peningkatan signifikan dalam hal akurasi dan responsivitas

Telset.id – Google akhirnya menghadirkan Gemini AI ke dalam Android Auto, menggantikan Google Assistant yang selama ini dinilai kurang memuaskan. Dalam uji coba langsung, pengguna melaporkan bahwa Gemini memberikan peningkatan signifikan dalam hal pemahaman perintah dan kemampuan menjawab pertanyaan kompleks saat berkendara.

Perubahan ini merupakan realisasi dari janji Google tahun lalu untuk mengintegrasikan asisten berbasis AI yang lebih canggih ke dalam sistem infotainment mobil. Bagi pengguna Android Auto, ini berarti pengalaman berkendara yang lebih aman dan efisien karena pengemudi tidak perlu lagi berteriak atau mengulang perintah berulang kali.

Android Auto

Seorang jurnalis dari Tom’s Guide melakukan uji coba langsung Gemini di mobilnya, sebuah Nissan Leaf listrik. Mobil tersebut tidak memiliki fitur canggih yang terintegrasi dengan infotainment, sehingga semua fungsi seperti navigasi, panggilan telepon, dan streaming sepenuhnya bergantung pada ponsel yang terhubung ke Android Auto.

Dalam pengujian tersebut, Gemini menunjukkan kemampuan yang jauh melampaui pendahulunya. Google Assistant sering kali gagal memahami perintah sederhana, memaksa pengemudi untuk berbicara dengan nada tinggi. Sebaliknya, Gemini dapat memproses pertanyaan panjang dengan detail teknis tanpa kesalahan berarti.

Gemini

Kemampuan Unggulan Gemini di Dalam Mobil

Salah satu keunggulan utama Gemini adalah kemampuannya memahami bahasa alami. Pengemudi dapat mengajukan pertanyaan rumit, seperti berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya mobil dari kapasitas tertentu dengan kecepatan pengisian tertentu. Gemini tidak hanya memberikan jawaban, tetapi juga memberikan tips, seperti peringatan bahwa pengisian daya di atas 80% akan memperlambat proses.

Selain itu, Gemini mampu menjawab pertanyaan yang tidak terkait dengan mobil. Misalnya, menanyakan jadwal pertandingan sepak bola atau jam tutup suatu bisnis. Informasi ini diambil langsung dari data Google Maps dan Google Search, sehingga pengemudi tidak perlu menyentuh layar ponsel.

Fitur navigasi juga menjadi lebih intuitif. Pengemudi dapat meminta rute tercepat atau rute paling hemat energi, dan Gemini akan menyesuaikan rute secara real-time. Bahkan, jika pengemudi sudah berada di rute paling efisien, Gemini akan memberitahukan hal tersebut.

Kelemahan yang Masih Ada

Meskipun unggul, Gemini tidak sempurna. Uji coba menemukan bahwa AI ini kesulitan memahami nama merek tertentu, terutama yang ditulis dengan huruf kapital semua. Contohnya, kata “CHAdeMO” (standar pengisian cepat untuk mobil listrik) dan “GRIDSERVE” (merek pengisi daya) tidak dikenali dengan baik. Gemini justru mengeja huruf per huruf daripada membaca kata tersebut secara utuh.

Namun, ketika pengemudi mengganti istilah menjadi “ultra fast charger compatible with the Nissan Leaf,” Gemini langsung menampilkan lokasi pengisian daya terdekat. Ini menunjukkan bahwa masalah terletak pada pengenalan format teks, bukan pada kemampuan pemrosesan bahasa secara umum.

Selain itu, terkadang ada jeda saat Gemini memproses pertanyaan, terutama jika harus berkomunikasi dengan server. Namun, jeda ini masih jauh lebih baik dibandingkan Google Assistant yang sering kali tidak merespons sama sekali.

Android Auto

Kesimpulan: Peningkatan yang Signifikan

Secara keseluruhan, Gemini di Android Auto merupakan peningkatan besar dibandingkan Google Assistant. AI ini tidak hanya mampu melakukan semua fungsi yang bisa dilakukan pendahulunya, tetapi juga memberikan lebih banyak informasi dan pemahaman yang lebih baik kepada pengemudi.

Kemampuan Gemini untuk bekerja di berbagai aplikasi Android Auto berdasarkan jenis pertanyaan yang diajukan membuat pengalaman berkendara menjadi lebih aman. Dengan mengurangi kebutuhan untuk berinteraksi dengan layar sentuh, risiko distraksi saat mengemudi dapat diminimalkan.

Meskipun masih ada beberapa kekurangan, terutama dalam hal pengenalan nama merek dengan format huruf kapital, Google diharapkan dapat meningkatkan fitur ini dalam pembaruan mendatang. Bagi pengguna yang selama ini frustrasi dengan Google Assistant, kehadiran Gemini adalah angin segar yang layak untuk dicoba.

Google IO 2026

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.