Telset.id – YouTube resmi meluncurkan Ask YouTube, fitur pencarian berbasis AI percakapan, untuk seluruh pengguna di Amerika Serikat. Fitur ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan lengkap secara alami, bukan sekadar mengetikkan beberapa kata kunci. Langkah ini membawa perubahan signifikan dalam cara pengguna menemukan video di platform berbagi video terbesar di dunia.
Fitur yang awalnya hanya tersedia untuk pelanggan Premium ini kini mulai diuji coba secara lebih luas. Pengguna di AS sudah bisa mengakses Ask YouTube melalui versi web. CEO YouTube, Neal Mohan, mengumumkan peluncuran ini melalui akun X (Twitter) resminya pada 10 Juli 2026.
“Mulai minggu ini kami meluncurkan Ask YouTube di web untuk pengguna di AS. Anda akan bisa mengajukan pertanyaan yang lebih alami dan percakapan untuk membantu menemukan video dan mengeksplorasi ide-ide baru,” tulis Neal Mohan dalam pengumuman tersebut.
Cara Kerja dan Keunggulan Ask YouTube
Ask YouTube dirancang untuk menangani pertanyaan yang lebih detail dan kompleks. Misalnya, pengguna bisa bertanya “bagaimana cara mengajari anak naik sepeda” atau “game cozy apa yang layak dimainkan sebelum tidur”. Sistem ini akan mencari di seluruh katalog YouTube, termasuk video panjang dan Shorts, lalu menyajikan hasil dalam respons yang terstruktur.
Hasil pencarian yang ditampilkan berbeda dari halaman hasil standar YouTube yang biasanya hanya menampilkan daftar video berurutan. Dengan Ask YouTube, hasilnya mencakup ringkasan tertulis, video unggulan, video panjang yang sudah diberi timestamp pada bagian relevan, serta kelompok Shorts yang diatur di bawah subjudul berbeda.
Fitur ini juga mendukung pertanyaan lanjutan untuk mempersempit pencarian. Pengguna bisa terus berinteraksi dengan sistem AI untuk mendapatkan hasil yang lebih spesifik sesuai kebutuhan.
Baca Juga:

Fitur ini pertama kali diperkenalkan pada 19 Mei 2026 untuk anggota Premium berusia 18 tahun ke atas di AS melalui halaman fitur eksperimental YouTube. Peluncuran yang lebih luas ini membawa Ask YouTube ke pengguna biasa di web, meskipun YouTube belum mengonfirmasi kapan fitur ini akan hadir di perangkat seluler atau berekspansi ke luar AS.
Dengan hadirnya Ask YouTube, YouTube semakin memperkuat posisinya dalam persaingan platform video. Inovasi ini menunjukkan komitmen YouTube untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna melalui teknologi AI. Sementara itu, platform lain seperti Netflix juga mulai menambah fitur video untuk bersaing di pasar yang sama.
Pengguna di Indonesia masih harus menunggu informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan fitur ini. YouTube belum memberikan jadwal pasti untuk ekspansi global. Namun, peluncuran di AS menjadi langkah awal yang penting sebelum fitur ini tersedia secara lebih luas.
Bagi pengguna yang penasaran dengan kemampuan AI YouTube, fitur ini bisa menjadi alternatif menarik dibandingkan pencarian konvensional. Dengan kemampuan memahami pertanyaan kompleks dan menyajikan hasil terstruktur, Ask YouTube berpotensi mengubah cara pengguna menemukan konten di platform.





Komentar
Belum ada komentar.