Pemandangan kabel listrik di depan cakrawala yang menggambarkan tekanan pada jaringan listrik di Virginia.

(Title: Warga Virginia Diminta Hemat Listrik Akibat Lonjakan Tarif Data Center AI)

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Henrico County, Virginia, meminta pegawai sektor publik hemat listrik setelah tarif naik 24,9% mulai 1 Juli 2026.
  • County manager John Vithoulkas mengeluarkan instruksi penghematan pada 26 Juni 2026.
  • Kenaikan tagihan listrik tahunan diperkirakan mencapai $5 juta akibat kenaikan tarif.
  • Henrico County menampung 37 pusat data aktif, dengan 17 pusat data baru dalam perencanaan.
  • Virginia memiliki lebih dari 400 pusat data aktif, dengan Virginia Utara dikenal sebagai 'Data Center Alley'.
  • Warga juga diminta menghemat air mulai 1 Juli 2026 akibat kondisi kekeringan sementara.
  • Kebutuhan pendinginan pusat data menjadi faktor konsumsi air di wilayah tersebut.

Telset.id – Henrico County, Virginia, meminta pegawai sektor publik untuk mengurangi konsumsi listrik setelah lonjakan biaya listrik akibat kenaikan tarif hampir 25% yang dipicu oleh pertumbuhan pusat data AI. Langkah ini berdampak langsung pada operasional gedung pemerintah dan sekolah di wilayah tersebut.

County manager John Vithoulkas mengeluarkan instruksi baru pada 26 Juni 2026 yang mewajibkan pegawai untuk mematikan lampu di ruangan yang tidak digunakan, mematikan komputer setiap akhir hari kerja, menutup tirai untuk mengurangi panas dan kebutuhan AC, mencabut peralatan yang tidak terpakai, serta menghindari penggunaan pemanas portabel. Kebijakan ini bertujuan mengantisipasi kenaikan tagihan listrik tahunan sebesar $5 juta yang disebabkan oleh kenaikan tarif listrik sebesar 24,9% mulai 1 Juli 2026.

Vithoulkas juga memperingatkan bahwa kenaikan harga listrik tambahan bisa terjadi di tahun-tahun mendatang. Virginia kini menjadi salah satu hub pusat data dengan pertumbuhan tercepat di AS. Henrico County sendiri menampung 37 pusat data, dengan tambahan 17 pusat data baru yang sudah dalam tahap perencanaan. Secara keseluruhan, negara bagian Virginia memiliki lebih dari 400 pusat data aktif, dengan Virginia Utara yang sering disebut sebagai ‘Data Center Alley’.

Ketersediaan lahan, konektivitas serat optik dan kabel bawah laut yang kuat, serta kedekatan dengan Washington DC menjadi daya tarik utama bagi proyek baru di Virginia. Namun, konsentrasi tinggi pusat data di kawasan ini telah memberikan tekanan serius pada jaringan listrik lokal.

Selain listrik, Vithoulkas juga meminta warga untuk menghemat air mulai 1 Juli 2026. Langkah-langkah yang diusulkan termasuk mandi lebih singkat, hanya mencuci pakaian dan piring dalam muatan penuh, serta menonaktifkan alat penyiram rumput otomatis. Hal ini disebabkan kondisi kekeringan sementara setelah periode curah hujan di bawah rata-rata. Kebutuhan pendinginan pusat data kemungkinan menjadi salah satu faktor konsumsi air di wilayah tersebut.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana pertumbuhan infrastruktur AI dan pusat data memberikan dampak nyata pada kehidupan sehari-hari warga. Kenaikan tarif listrik yang signifikan memaksa pemerintah daerah untuk mengambil langkah efisiensi ekstrem, mulai dari mematikan peralatan elektronik hingga mengatur ulang kebiasaan konsumsi energi.

Langkah serupa juga terjadi di berbagai negara bagian AS lainnya. Sejumlah proyek pusat data besar ditemukan menghabiskan jutaan galon air hanya dalam waktu 15 bulan. Lonjakan AI juga memicu pertempuran baru atas biaya infrastruktur listrik di seluruh negeri.

Dengan Virginia yang menjadi episentrum pertumbuhan pusat data di AS, kebijakan penghematan listrik di Henrico County bisa menjadi preseden bagi daerah lain yang menghadapi tekanan serupa. Keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dari sektor teknologi dan kebutuhan energi masyarakat menjadi tantangan yang semakin mendesak.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.