Telset.id – Robot humanoid Neo Beta dari 1X kini memiliki tangan yang mampu melakukan tugas rumit seperti manusia, mulai dari membuka ritsleting jaket hingga menyusun balok Lego Duplo. Kemampuan ini membawa robot rumah tangga selangkah lebih dekat ke realisasi komersial.
Dalam video demo yang dirilis di YouTube, tangan Neo yang dibalut karet dan tahan air (waterproof) menunjukkan kelincahan yang sulit dibedakan dari tangan manusia. Robot ini mampu memasang bola lampu, memetik anggur, mengambil sekrup kecil, hingga membuka bungkus camilan Funyuns. Semua gerakan dilakukan dengan lambat namun penuh keanggunan dan presisi.
Teknologi di balik kelincahan ini adalah sistem “closed-loop tendon-driven”. Alih-alih menempatkan motor di dalam tangan, 1X memindahkan motor atau servo ke bagian lengan. Motor-motor tersebut terhubung ke sistem tendon buatan yang ditarik dan dilepaskan untuk menggerakkan tangan. Sistem ini lebih mirip dengan anatomi tangan manusia yang menggunakan tendon dari lengan bawah.
Tangan robot Neo memiliki 25 derajat kebebasan (degrees of freedom) di jari, telapak tangan, dan ibu jari. Menariknya, jari-jari ini juga bisa melengkung ke belakang melebihi batas normal tangan manusia. Tangan ini juga dilengkapi sensor untuk mendeteksi tekanan genggaman, sehingga robot dapat menyesuaikan kekuatan tanpa merusak benda rapuh seperti bola lampu.
Kekuatan tangan ini juga patut diperhitungkan. Dalam demo, tangan Neo mampu mengangkat dumbbell seberat 20 pon dan melakukan gerakan curl dengan satu jari. Kemampuan ini menunjukkan bahwa robot tidak hanya lincah, tetapi juga kuat untuk tugas rumah tangga sehari-hari.
Baca Juga:
Salah satu keunggulan utama tangan Neo adalah kemampuannya untuk bertahan dari benturan. Dalam video, terlihat seseorang memukul tangan robot dengan palu saat sedang bekerja. Tangan tersebut tidak menunjukkan gangguan berarti dan tetap menyelesaikan tugasnya. Ini menandakan ketahanan fisik yang tinggi, penting untuk lingkungan rumah yang tidak terduga.
Kehadiran sensor pada ujung jari memungkinkan robot mengetahui kapan ia menggenggam sesuatu dan seberapa besar tekanan yang diperlukan. Hal ini mencegah kerusakan pada objek yang dipegang. Sistem kontrol tertutup (closed-loop) ini memastikan gerakan yang presisi dan aman.
Tangan robot ini juga berguna untuk membantu robot itu sendiri. Dalam video, Neo Beta menggunakan tangannya untuk mengambil bantalan pengisi daya MagSafe dan menempelkannya ke pinggul robot. Kemampuan ini menunjukkan otonomi yang lebih besar dalam perawatan dan pengoperasian robot.

1X menyatakan bahwa tangan-tangan ini akan menghasilkan data pelatihan dunia nyata yang baru untuk pengembangan robotika. Data ini diharapkan akan membuat robot Neo menjadi asisten rumah yang lebih baik, teman, dan pendukung aktivitas sehari-hari.
Perbandingan dengan robot lain cukup menarik. Baru-baru ini, sepasang robot dilaporkan melakukan operasi kandung empedu pada babi. Namun, robot-robot tersebut hanya memegang kontrol laparoskopi, di mana kontrol halus terjadi di ujung instrumen. Tidak ada tangan robot yang langsung memegang pisau bedah. Sebaliknya, tangan Neo secara langsung memanipulasi objek, menunjukkan tingkat ketangkasan yang lebih tinggi.
Robot Neo Beta sendiri diperkirakan akan hadir di rumah konsumen dengan harga sekitar $20.000. Pengadopsi awal mungkin sudah mulai menerima unit mereka sekarang. Dengan tangan yang mampu melakukan tugas-tugas seperti membuka camilan, membersihkan, atau bahkan membantu perakitan, robot ini berpotensi menjadi asisten rumah tangga yang sangat berguna.
Perkembangan ini menempatkan 1X dalam posisi kompetitif di pasar robot humanoid. Sementara pemain lain seperti Boston Dynamics fokus pada robot industri, 1X mengarahkan produknya ke sektor rumah tangga. Keahlian tangan ini menjadi pembeda utama. Anda bisa membaca lebih lanjut tentang robot kurir Boston Dynamics untuk melihat perbandingan aplikasi robot.
Ke depannya, data pelatihan yang dikumpulkan dari tangan-tangan ini akan sangat berharga. Semakin banyak tugas yang dilakukan robot, semakin baik algoritma pembelajarannya. Ini akan mempercepat pengembangan kemampuan robot secara keseluruhan, membawa visi asisten robot rumah tangga yang sepenuhnya otonom semakin dekat.
Kemampuan tangan robot Neo Beta untuk bertahan dari pukulan palu juga menunjukkan bahwa robot ini dirancang untuk lingkungan yang keras. Ini penting untuk adopsi di rumah dengan anak-anak atau hewan peliharaan, di mana benturan tidak terduga mungkin terjadi. Ketahanan fisik ini merupakan nilai jual yang signifikan.
Dengan harga $20.000, robot Neo Beta menargetkan segmen pasar yang cukup spesifik. Namun, dengan kemampuan yang terus meningkat, terutama di area manipulasi objek, harga ini mungkin akan terlihat wajar untuk asisten rumah tangga yang benar-benar fungsional. Perkembangan teknologi wearable untuk kendali robot juga bisa menjadi pelengkap interaksi manusia-robot di masa depan.
Kesimpulannya, tangan robot Neo Beta menandai lompatan signifikan dalam robotika humanoid. Dengan menggabungkan kelincahan seperti manusia, kekuatan, dan ketahanan, 1X telah menciptakan komponen kunci untuk robot rumah tangga yang benar-benar berguna. Ini bukan lagi sekadar mesin, tetapi asisten yang mampu berinteraksi dengan dunia fisik secara alami.





Komentar
Belum ada komentar.