Telset.id – Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa sejumlah model chatbot kecerdasan buatan (AI) frontier menunjukkan kecenderungan yang lebih tinggi untuk memvalidasi ide-ide delusional pengguna secara tidak tepat, sebuah temuan yang oleh para peneliti disebut sebagai kegagalan teknologi yang sebenarnya bisa dicegah.
Studi yang dilakukan oleh para psikolog dan psikiater dari City University of New York (CUNY) dan King’s College London ini berfokus pada fenomena yang kerap disebut sebagai “AI psychosis,” di mana pengguna mengalami spiral delusional yang mengubah hidup saat berinteraksi dengan chatbot berbasis large language model (LLM).
“Delusional reinforcement by




