Ilustrasi chip Exynos Samsung dengan desain prosesor canggih untuk komputasi AI.

Samsung Siapkan Chip AI Gaia untuk PC, Saingi Qualcomm dan Nvidia

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung kembangkan akselerator AI PC bernama Gaia melalui divisi System LSI
  • Chip diproduksi dengan proses 4-nanometer dan berfokus pada NPU untuk AI
  • Sampel awal telah dikirim ke Lenovo dan HP untuk pengujian performa
  • Produksi massal diperkirakan dimulai pada tahun 2027
  • Gaia akan menjadi chip pendamping, bukan pengganti prosesor Intel, AMD, atau Qualcomm
  • Samsung juga menjajaki integrasi dengan teknologi processing-in-memory (PIM)
  • Langkah ini menandai kembalinya Samsung ke pasar prosesor PC setelah 13 tahun

Telset.id – Samsung dikabarkan tengah mengembangkan akselerator AI khusus untuk PC bernama Gaia. Langkah ini menandai kembalinya Samsung ke bisnis prosesor PC setelah sekitar 13 tahun, dengan pendekatan yang berbeda dari sebelumnya.

Laporan terbaru dari Korea Economic Daily mengungkapkan bahwa divisi System LSI Samsung sedang mengembangkan akselerator AI khusus untuk PC yang diberi nama kode Gaia. Perusahaan asal Korea Selatan itu telah memasok sampel awal ke Lenovo dan HP untuk pengujian performa. Produksi massal Gaia diperkirakan akan dimulai pada tahun 2027.

Pembocor informasi Samsung ternama, Ice Universe, mendeskripsikan proyek ini sebagai kembalinya Samsung ke pasar prosesor PC. Namun, Gaia bukanlah prosesor laptop tradisional yang akan menggantikan chip Intel, AMD, atau Qualcomm. Gaia dirancang sebagai chip pendamping khusus untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan (AI).

“BREAKING! Samsung Electronics is preparing to re-enter the PC battlefield with a brand-new approach. According to a report by the South Korean news outlet News1, Samsung’s System LSI Business is independently developing a new System-on-Chip (SoC) codenamed “Gaia.” Primarily…” tulis Ice Universe dalam cuitannya pada 9 Juli 2026.

Samsung akan memproduksi Gaia menggunakan proses 4-nanometer. Arsitektur chip ini berpusat pada unit pemrosesan saraf (NPU) yang dioptimalkan untuk mempercepat generative AI dan beban kerja perangkat lainnya tanpa harus terus-menerus bergantung pada server cloud. Perusahaan juga tengah menjajaki integrasi dengan teknologi processing-in-memory (PIM).

Teknologi PIM Samsung memungkinkan perhitungan tertentu terjadi langsung di dalam memori, mengurangi jumlah data yang harus dipindahkan antara prosesor dan RAM. Dengan begitu, Samsung berpotensi memasangkan Gaia dengan produk memorinya sendiri, memberikan kendali yang lebih besar atas beberapa bagian penting dari pipeline komputasi AI.

Meskipun detail spesifikasi seperti performa AI, konsumsi daya, dan informasi penting lainnya belum diungkap, kehadiran Gaia menunjukkan langkah strategis Samsung. Akselerator diskrit ini bisa memungkinkan produsen PC menambahkan kemampuan AI lokal yang lebih kuat tanpa harus merombak seluruh arsitektur laptop dengan prosesor baru.

Samsung bukanlah pendatang baru di industri chip PC. Samsung Rilis Patch Keamanan untuk perangkatnya secara berkala. Sejarah Samsung dalam silikon PC sudah berlangsung lebih dari satu dekade. Perusahaan ini pernah menggunakan chip Exynos 5 untuk menenagai beberapa Chromebook di awal tahun 2010-an.

Saat ini, laptop Galaxy Book Samsung sebagian besar mengandalkan prosesor dari Intel dan Qualcomm. Galaxy Book6 Edge yang baru diumumkan, misalnya, menggunakan Qualcomm Snapdragon X2 Elite. Kehadiran Gaia suatu hari nanti bisa memberikan Samsung kembali kendali atas komponen perangkat keras miliknya sendiri.

Ilustrasi chip Exynos Samsung yang menunjukkan desain prosesor canggih.

Laporan tersebut tidak memberikan perbandingan langsung dengan prosesor AI pesaing seperti Qualcomm Snapdragon X2 atau platform Nvidia RTX Spark. Namun, pengembangan Gaia menegaskan ambisi Samsung untuk bersaing di pasar komputasi AI yang semakin kompetitif. Dengan pendekatan sebagai akselerator pendamping, Samsung menawarkan solusi yang lebih fleksibel bagi produsen laptop.

Langkah Samsung ini juga relevan dengan jadwal peluncuran perangkat terbarunya. Samsung Gelar Galaxy Unpacked pada 22 Juli yang akan fokus pada ponsel lipat. Sementara itu, Samsung Siapkan Z Fold 8 dan Z Flip 8 di acara tersebut.

Kehadiran Gaia di pasar PC pada 2027 masih membutuhkan waktu. Namun, langkah ini menunjukkan bahwa Samsung serius untuk kembali menjadi pemain kunci di industri prosesor, khususnya untuk era komputasi AI yang membutuhkan kinerja tinggi dan efisiensi daya.

Chipset Exynos 2600 terbaru dengan NPU khusus untuk beban kerja AI.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.