Sam Altman CEO OpenAI duduk dengan ekspresi serius di depan latar belakang cahaya merah muda dan ungu.

Sam Altman Dituding Manipulatif dan Minim Pemahaman AI

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Sam Altman, CEO OpenAI, digambarkan sebagai sosok manipulator dengan pemahaman teknis yang dangkal tentang kecerdasan buatan (AI) dalam sebuah laporan investigasi The New Yorker. Laporan yang mewawancarai sejumlah mantan insinyur dan peneliti OpenAI ini mengungkap citra berbeda dari sosok yang selama ini dikenal sebagai “AI whisperer” berpengaruh.

Menurut para insinyur yang diwawancarai, Altman kekurangan pengalaman dalam pemrograman dan machine learning. Kekurangan keahlian ini disebut menjadi jelas ketika sang CEO mencampuradukkan istilah-istilah dasar AI. Altman diketahui keluar dari program ilmu komputer Stanford setelah dua tahun.

Mantan peneliti OpenAI, Carroll Wainwright, menyatakan kepada The New Yorker bahwa Altman kerap membuat struktur yang secara teori membatasinya di masa depan. “Tetapi kemudian, ketika masa depan tiba dan waktunya untuk dibatasi, dia menyingkirkan struktur apa pun yang ada,” ujarnya. Pola ini berkontribusi pada reputasinya sebagai seorang manipulator.

Kemampuan Altman menutupi kekurangan teknis dengan manuver ruang rapat disebut sebagai “trik pikiran Jedi” oleh seorang sumber teknologi yang pernah bekerja dengannya. Seorang eksekutif senior Microsoft bahkan memberikan pernyataan keras kepada The New Yorker: “Saya pikir ada peluang kecil namun nyata dia akhirnya dikenang sebagai penipu setingkat Bernie Madoff atau Sam Bankman-Fried.”

Laporan ini muncul di tengah sorotan terhadap kepemimpinan Altman di OpenAI, perusahaan yang dinilai akan segera menjadi salah satu perusahaan publik paling berharga di dunia. Citranya sebagai “genius teknologi digital” atau “akolit utama dewa skala” memberinya kredibilitas yang memudahkannya keluar dari situasi sulit.

Isu mengenai kredibilitas Altman bukan kali pertama muncul. Sebelumnya, dia juga terlibat dalam saling tuduh dengan Elon Musk. Altman juga pernah menjawab tudingan Musk mengenai bahaya psikosis AI. Seorang investor bahkan pernah menyebut OpenAI bakal hancur dan menyamakan Altman dengan bos Enron.

EksposĂŠ The New Yorker ini memberikan perspektif kritis terhadap narasi publik yang selama ini membangun sosok Sam Altman. Laporan tersebut mengandalkan kesaksian langsung dari orang dalam yang pernah berinteraksi dan bekerja di bawah kepemimpinannya di OpenAI.