Fitur Build Roblox untuk membuat game dari ponsel

Roblox Rilis Fitur Build untuk Bikin Game Lewat HP Tanpa Coding

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Roblox meluncurkan fitur Build untuk membuat game dari ponsel tanpa coding
  • Build menggunakan AI untuk menghasilkan game berdasarkan teks yang diketik pengguna
  • Fitur ini terintegrasi dengan Roblox Studio, proyek bisa dipindahkan antar platform
  • Public alpha dimulai 28 Juli 2026 di Selandia Baru, untuk pengguna 9 tahun ke atas
  • Versi dasar gratis, opsi berbayar untuk fitur tambahan
  • Roblox juga merilis alat AI baru: playtesting, analitik, dan eksperimen
  • Game tetap dinilai berdasarkan sistem discovery berbasis retensi
  • Fitur ini menandai ulang tahun ke-20 Roblox

Telset.id – Roblox merayakan ulang tahunnya yang ke-20 dengan meluncurkan fitur baru bernama Build, yang memungkinkan siapa saja membuat game langsung dari ponsel tanpa perlu menulis satu baris kode pun. Inovasi ini menjadi langkah besar bagi Roblox untuk mewujudkan janjinya bahwa setiap pengguna bisa menjadi kreator, bukan hanya studio profesional.

Fitur Build hadir sebagai tab kreasi berbasis mobile yang terintegrasi langsung di dalam aplikasi Roblox. Konsepnya sederhana: pengguna cukup mengetikkan game atau karakter yang ingin dibuat, dan secara otomatis Build akan menghasilkan titik awal yang bisa langsung diuji coba, diedit, dan dibagikan kepada teman-teman.

“Selama 20 tahun, Roblox telah menjalankan misi untuk menghilangkan batasan tentang apa itu game – dan apa yang bisa menjadi game. Hari ini, kami memperkenalkan Build – cara baru bagi siapa pun untuk membuat game di Roblox dari ponsel mereka. Dan kami memperluas alat berbasis AI bagi pengembang di semua tingkatan,” ujar David Baszucki, CEO Roblox, dalam pernyataan resminya pada 16 Juli 2026.

Build bukanlah alat mainan yang berdiri sendiri. Fitur ini berjalan di backend yang sama dengan Roblox Studio, sehingga pengguna bisa memulai proyek di ponsel dan melanjutkannya di Studio, atau sebaliknya. Di balik layar, kombinasi model AI open-source dan milik Roblox sendiri menangani pekerjaan berat, mulai dari mekanisme gameplay, karakter, suara, hingga gaya visual.

Selain Build, Roblox juga merilis seperangkat alat AI baru untuk kreator yang lebih serius. Ada agen playtesting yang menemukan bug sebelum pemain sungguhan menemukannya, agen analitik yang bisa diajukan pertanyaan dalam bahasa Inggris biasa, dan agen eksperimen yang memberikan saran untuk meningkatkan engagement dan retensi pemain.

Kapan pengguna bisa mencoba Build? Fitur ini akan memasuki public alpha mulai 28 Juli 2026, dimulai dengan pengguna di Selandia Baru sebelum diperluas ke lebih banyak wilayah. Selama fase alpha ini, Build akan terbuka untuk pengguna yang telah melewati verifikasi usia berusia 9 tahun ke atas. Namun, game yang dipublikasikan tetap harus melewati review keamanan Roblox sebelum bisa menjangkau audiens yang lebih luas, yaitu pengguna 16 tahun ke atas.

Roblox menegaskan bahwa kemudahan pembuatan game tidak berarti standar yang lebih rendah. Game yang dibuat dengan Build akan diperingkat oleh sistem discovery berbasis retensi yang sama seperti konten lainnya di platform. Tidak ada jalan pintas ke halaman utama hanya karena AI membantu pembuatannya.

Versi dasar Build akan gratis, dengan opsi berbayar bagi kreator yang menginginkan fitur lebih banyak. Dua dekade setelah “kamu yang membuat game” menjadi janji Roblox, kini janji itu terasa jauh lebih nyata.

Roblox build feature

Dengan hadirnya Build, Roblox semakin memperkuat ekosistemnya sebagai platform kreasi yang inklusif. Tidak hanya memudahkan kreator pemula, fitur ini juga membuka peluang bagi pengembang untuk bereksperimen dengan cepat dan efisien langsung dari perangkat mobile.

Bagi pengguna yang sudah familiar dengan Roblox Studio, Build menawarkan fleksibilitas tambahan karena proyek bisa dipindahkan antar platform. Sementara bagi pengguna baru, antarmuka yang intuitif dan berbasis teks membuat proses pembuatan game terasa seperti bermain.

Ke depannya, Roblox berencana terus mengembangkan kemampuan Build dengan menambahkan lebih banyak template, aset, dan integrasi AI. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi platform kreasi nomor satu di dunia yang bisa diakses oleh siapa saja, di mana saja.

Dengan dukungan verifikasi usia yang ketat dan sistem keamanan berlapis, Roblox memastikan bahwa konten yang dibuat tetap aman dan sesuai untuk semua kalangan. Ini menjadi nilai tambah bagi orang tua yang khawatir dengan konten yang dikonsumsi anak-anak mereka.

Secara keseluruhan, peluncuran Build menandai babak baru dalam sejarah Roblox. Platform yang awalnya hanya sebagai tempat bermain game kini bertransformasi menjadi studio kreatif yang bisa digenggam di telapak tangan.

Bagi para kreator game, ini adalah kesempatan emas untuk mewujudkan ide-ide mereka tanpa harus menguasai coding. Cukup dengan smartphone dan imajinasi, siapa pun bisa membuat game dan membagikannya ke jutaan pemain di seluruh dunia.

Roblox juga terus berinovasi dengan menghadirkan kolaborasi dengan brand besar seperti FIFA yang membawa Piala Dunia 2026 ke platform ini. Integrasi semacam ini menunjukkan potensi besar Roblox sebagai medium hiburan dan interaksi sosial masa depan.

Dengan Build, Roblox tidak hanya merayakan ulang tahunnya yang ke-20, tetapi juga membuka pintu bagi generasi baru kreator konten. Masa depan game creation ada di tangan semua orang, dan Roblox memberikan alatnya secara gratis.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.