Telset.id – OpenAI resmi mulai menggulirkan fitur preview yang memungkinkan pengguna mengirim teks, foto, hingga voice memo langsung ke Dot agent mereka melalui iMessage dan RCS. Langkah ini menandai realisasi janji OpenAI saat memperkenalkan Dot agents pada akhir September 2026, yang kala itu menyebut pengguna akan bisa “mem-text” agen personal mereka untuk memberi instruksi.
Fitur ini baru tersedia dalam versi preview terbatas untuk pengguna Pro di Amerika Serikat. Lewat fitur tersebut, pengguna kini punya jalur komunikasi baru dengan Dot, sekaligus memberi agen personal itu kanal untuk menghubungi balik secara proaktif dengan pembaruan terkait tugas yang sudah ditugaskan.
Dalam unggahan di X, akun @ChatGPT menyatakan fitur ini dirilis “by popular request”. Pengguna dapat memberikan tugas kepada Dot atau meminta agen memantau sesuatu, menggunakan teks, foto, atau bahkan catatan suara. Dot akan mengirim pesan balik secara proaktif ketika ada pembaruan relevan.
Cara Mengaktifkan dan Pengamanan Fitur Texting Dot
Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna perlu membuka profil Dot di ChatGPT lalu memilih menu Texting. Di sisi ponsel, pengguna iPhone wajib memastikan iMessage aktif, sementara pengguna Android harus mengaktifkan RCS sebagai layanan pesan harian mereka.
OpenAI menyatakan menggandeng Linq untuk menyediakan dukungan perpesanan. Perusahaan juga mengklaim telah melakukan penetration testing secara “extensive” guna memastikan fitur ini aman. “You’re the only one who can text your dot, and your dot can only text you,” tulis OpenAI di X, menegaskan bahwa hanya pengguna yang bisa mengirim pesan ke Dot, dan Dot hanya bisa membalas ke pengguna yang sama.
Informasi yang ditulis Dot ke memori-nya dibagikan lintas ChatGPT dan pesan teks. Artinya, konteks percakapan tetap terbawa antar-kanal komunikasi yang berbeda. Pendekatan ini sejalan dengan pembahasan soal batas privasi pengguna yang sebelumnya disorot terkait asisten AI Dots.

Baca Juga:
Persaingan Agen Personal Makin Panas
Langkah OpenAI ini mempertegas persaingan di ruang agen personal yang belakangan memanas. Sepekan sebelumnya, Anthropic ikut masuk lewat Claude Duet. Namun dalam pengujian yang dilakukan wartawan Engadget, Dot milik OpenAI dinilai relatif lebih matang (more polished) dibandingkan Claude Duet.
Perbedaan lain yang disorot adalah akses. Untuk menggunakan Claude Duet saat ini pengguna harus bergabung dalam waitlist yang hanya dibuka untuk pengguna di Amerika Serikat. Anthropic menyatakan berencana menawarkan agen tersebut kepada pelanggan paket Pro seharga US$20 per bulan. Sementara itu, Dot justru belum tersedia untuk pengguna tier Plus.
Kemampuan Dot untuk ditext lewat iMessage dan RCS menjadi pembeda yang disebut bakal diapresiasi sebagian pengguna. Fitur ini menambah kanal interaksi di luar aplikasi ChatGPT, sehingga instruksi ke agen personal bisa dikirim layaknya mengirim pesan singkat biasa. Bagi yang mengikuti perkembangan agen AI OpenAI, dinamika ini melengkapi rangkaian inovasi perusahaan, termasuk saat OpenAI mengumumkan terobosan matematika dan riset teknologinya.
Dengan model preview terbatas untuk pengguna Pro AS, fitur texting Dot menjadi uji coba penting bagi OpenAI sebelum memperluas jangkauan. Perusahaan belum menyebut kapan fitur ini akan tersedia untuk pengguna di luar Amerika Serikat atau untuk tier Plus. Yang jelas, integrasi iMessage dan RCS menempatkan Dot sebagai agen personal yang bisa dijangkau lewat kanal pesan sehari-hari, bukan hanya lewat aplikasi ChatGPT.





Komentar
Belum ada komentar.