Ilustrasi antarmuka Copilot Microsoft yang akan digabungkan ke super app AI

Microsoft Siapkan Super App AI Gabungkan Semua Copilot

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft umumkan rencana super app AI yang menggabungkan Copilot, Cowork, dan Autopilots
  • CEO Satya Nadella konfirmasi peluncuran tahun ini saat earnings call
  • Aplikasi melayani konsumen reguler dan pelanggan bisnis
  • Microsoft punya lebih dari 30 juta kursi Copilot berbayar
  • Persaingan dengan Anthropic Claude dan OpenAI ChatGPT Work
  • Belum ada detail harga dan nasib aplikasi standalone

Telset.id – Microsoft mengonfirmasi sedang membangun sebuah super app AI yang akan menggabungkan seluruh layanan Copilot dalam satu platform. CEO Satya Nadella mengumumkan rencana ini saat earnings call perusahaan, menandai langkah besar dalam strategi AI Microsoft.

Keputusan ini muncul dari evolusi cepat Copilot yang dimulai sebagai alat chat sederhana, kemudian berkembang menjadi Cowork, dan kini menuju Autopilots—istilah Microsoft untuk agen otonom yang dapat menjalankan tugas panjang secara mandiri. Nadella menyatakan akan menggabungkan semua alat tersebut menjadi satu aplikasi yang melayani konsumen reguler dan pelanggan bisnis.

“Ini adalah langkah maju yang signifikan,” ujar Nadella dalam panggilan tersebut. Ia juga mendeskripsikan super app ini sebagai aplikasi unggulan yang dapat digunakan berbagai peran di perusahaan setiap hari.

Meski belum ada tanggal peluncuran pasti, Nadella menegaskan aplikasi ini akan hadir “tahun ini.” Fortune sebelumnya melaporkan pada Mei bahwa Microsoft diam-diam mengerjakan super app, dan pernyataan Nadella kini mengonfirmasi laporan tersebut.

Jika Anda saat ini menggunakan Copilot untuk menulis, GitHub Copilot untuk coding, dan alat agen terpisah untuk pekerjaan administratif, daya tarik super app ini jelas. Satu aplikasi menggantikan tiga atau empat aplikasi berarti lebih sedikit perpindahan aplikasi dan pengalaman yang lebih konsisten di seluruh kemampuan AI Microsoft.

Microsoft melaporkan telah memiliki lebih dari 30 juta kursi Copilot berbayar, sehingga banyak pengguna akan merasakan perubahan ini secara langsung. Langkah ini juga menempatkan Microsoft dalam persaingan yang semakin ketat. Anthropic dengan Claude sudah menawarkan aplikasi yang menggabungkan semua alatnya, sementara OpenAI baru saja mengungkapkan ChatGPT Work yang menggabungkan ChatGPT dengan asisten coding Codex.

Semua pemain besar ini ingin menjadi aplikasi AI pertama yang dibuka orang, baik untuk menulis email maupun mengirim kode. Belum ada detail mengenai harga, peluncuran, atau nasib aplikasi standalone setelah super app ini diluncurkan. Namun antusiasme Nadella mengindikasikan kabar lebih lanjut akan segera hadir.

Copilot graphics

Persaingan di pasar aplikasi AI super app semakin memanas. Microsoft, dengan basis pengguna Copilot yang besar, memiliki keunggulan dalam hal adopsi. Namun tantangan integrasi dan pengalaman pengguna yang mulus akan menjadi kunci keberhasilan.

Nadella tidak membagikan detail spesifik tentang fitur atau desain antarmuka super app tersebut. Namun ia menekankan bahwa aplikasi ini dirancang untuk menjadi pusat produktivitas AI bagi pengguna individu maupun tim di perusahaan.

Dengan lebih dari 30 juta pengguna berbayar, Microsoft memiliki modal besar untuk menguji dan menyempurnakan super app ini. Jika berhasil, ini bisa menjadi standar baru bagaimana orang berinteraksi dengan AI dalam pekerjaan sehari-hari.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.