Telset.id ā Google meluncurkan model kecerdasan buatan baru bernama Gemini 3.5 Flash Cyber yang dirancang khusus untuk menemukan dan memperbaiki celah keamanan secara cepat. Model ini menjadi alternatif yang lebih efisien dibandingkan sistem AI keamanan besar dan mahal seperti milik Anthropic.
Dalam sebuah unggahan blog pada Selasa, Google mendeskripsikan Gemini 3.5 Flash Cyber sebagai alternatif yang hemat biaya dan sangat mumpuni dibandingkan sistem AI yang lebih besar dan mahal, seperti yang ditawarkan oleh Anthropic melalui Mythos. Model keamanan siber ini dibangun di atas Gemini 3.5 Flash dan akan tersedia pertama kali untuk pemerintah dan mitra tepercaya melalui CodeMender, agen coding khusus keamanan milik Google.
Menurut Google, CodeMender dapat memanggil 3.5 Flash Cyber berkali-kali dengan kecepatan tinggi dan biaya rendah. Kemampuan ini memungkinkan agen AI untuk memindai lebih banyak jalur kode dan menemukan kerentanan dengan lebih efektif.
Sebagai perbandingan, Anthropic merilis Mythos 5 sebagai model AI keamanan yang kuat melalui inisiatif Project Glasswing. Model yang sarat komputasi ini sangat mahal untuk digunakan, dengan biaya dua kali lipat lebih besar dibandingkan Claude Opus 4.8. Microsoft yang mengadopsi Mythos untuk pemeriksaan keamanannya, baru saja menjalani Patch Tuesday terbesar bulan ini setelah menggunakan AI untuk menemukan kerentanan.
Google kini berlomba mengejar ketertinggalan, sementara perusahaan asal China, Z.ai, mengklaim modelnya mampu bersaing dengan Mythos.
Selain 3.5 Flash Cyber, Google juga mengumumkan peningkatan pada Gemini 3.6 Flash yang menawarkan perbaikan dalam performa coding dan multimodal. Sementara itu, model baru 3.5 Flash-Lite disebut sebagai model paling hemat biaya di seri 3.5.
Google menyatakan bahwa 3.5 Flash Cyber mencapai performa kompetitif dibandingkan model yang jauh lebih besar pada tolok ukur keamanan siber CyberGym AI ketika dipanggil hingga lima kali. Model ini juga berhasil mengidentifikasi 55 isu unik yang terkonfirmasi di V8 JavaScript Engine, dibandingkan 47 temuan oleh Gemini 3.5 Flash dan 36 oleh Opus 4.6.
Yang lebih menarik, 3.5 Flash Cyber menemukan 10 isu yang tidak ditemukan model lain. Google mencatat bahwa model ini terus menemukan jalur kode dan kerentanan baru setelah dipanggil berkali-kali.
Baca Juga:
Peluncuran Gemini 3.5 Flash Cyber ini menandai langkah signifikan Google dalam menghadirkan solusi keamanan siber berbasis AI yang lebih terjangkau. Dengan biaya operasional yang lebih rendah, model ini membuka akses bagi lebih banyak organisasi untuk memanfaatkan teknologi AI dalam melindungi sistem mereka.
Keunggulan utama Gemini 3.5 Flash Cyber terletak pada kemampuannya untuk dipanggil berkali-kali dengan biaya minimal. Pendekatan ini berbeda dengan model besar yang membutuhkan sumber daya komputasi masif setiap kali digunakan. Dengan pemindaian berulang, model ini dapat mengeksplorasi lebih banyak kemungkinan celah keamanan yang mungkin terlewatkan dalam satu kali pemindaian.
Google juga menekankan bahwa 3.5 Flash Cyber dirancang untuk bekerja secara optimal dalam ekosistem CodeMender. Agen coding keamanan ini dapat memanfaatkan kecepatan dan efisiensi model untuk melakukan pengujian keamanan secara menyeluruh pada basis kode yang kompleks.
Persaingan di pasar AI keamanan siber semakin memanas. Anthropic dengan Mythos 5 menawarkan kekuatan komputasi yang luar biasa, namun dengan biaya yang sangat tinggi. Sementara itu, Z.ai dari China mengklaim memiliki model yang setara dengan Mythos. Google hadir dengan pendekatan berbeda yang mengutamakan efisiensi biaya tanpa mengorbankan kemampuan deteksi.
Bagi pengguna layanan Google, kehadiran Gemini 3.5 Flash Cyber menjanjikan peningkatan keamanan pada berbagai produk. Fitur Terbaru dari Google yang mengandalkan AI keamanan ini diharapkan dapat melindungi data pengguna dengan lebih baik.
Selain itu, peningkatan pada Gemini 3.6 Flash juga membawa angin segar bagi pengembang. Kemampuan coding yang lebih baik berarti aplikasi dan layanan yang dibangun di atas platform Google akan semakin andal. Samsung, Nothing dan Google sendiri menjadi pemain utama di pasar perangkat, dan keamanan menjadi faktor kunci dalam persaingan tersebut.
Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya keamanan siber. Serangan siber yang semakin canggih menuntut solusi pertahanan yang juga canggih. Google berupaya menjawab tantangan ini dengan menghadirkan alat yang tidak hanya kuat, tetapi juga terjangkau.
Dengan model 3.5 Flash-Lite, Google juga menyediakan opsi paling hemat biaya untuk tugas-tugas yang tidak memerlukan kemampuan penuh dari model yang lebih besar. Strategi ini memungkinkan perusahaan dan pengembang memilih model yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.
Google terus berinovasi dalam pengembangan AI untuk keamanan. Peluncuran Gemini 3.5 Flash Cyber menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman. Ke depannya, model-model seperti ini diharapkan menjadi standar baru dalam industri keamanan siber.





Komentar
Belum ada komentar.