Telset.id – Google resmi memperluas dukungan Gemini Live ke dua perangkat smart home lawasnya, yaitu Google Home Mini generasi pertama dan Google Nest Hub. Langkah ini memungkinkan pengguna setia perangkat lawas untuk menikmati kecanggihan asisten AI terbaru Google.
Kabar ini diumumkan Google melalui halaman dukungan resminya pada Selasa (23/7). Perluasan ini merupakan bagian dari program Gemini for Home early access yang sebelumnya sudah tersedia untuk perangkat seperti Nest Mini, Nest Audio, Nest Hub, dan Nest Hub Max sejak Oktober 2025.
Dengan pembaruan ini, pengguna Home Mini dan Nest Hub generasi pertama kini bisa memulai percakapan dengan Gemini Live cukup dengan mengucapkan “Hey Google, let’s chat”. Setelah bunyi khas menandakan Gemini aktif, pengguna bisa menanyakan berbagai hal mulai dari ide resep, saran perjalanan, hingga topik-topik spesifik lainnya.

Meski kabar ini disambut positif, ada satu catatan penting. Fitur Gemini Live hanya bisa diakses melalui langganan Google Home Premium yang dibanderol USD 10 per bulan atau sekitar Rp 160.000. Pengguna juga harus tergabung dalam program Gemini for Home early access untuk bisa menikmati layanan ini.
Selain perluasan perangkat, Google juga meningkatkan kapasitas memori percakapan Gemini menjadi 15 menit. Artinya, pengguna bisa mengajukan pertanyaan lanjutan tentang topik yang sudah dibahas dalam jendela waktu tersebut, dan Gemini akan tetap memahami konteksnya.
Langkah Google ini cukup menarik karena menunjukkan komitmen perusahaan terhadap perangkat lawasnya. Di tengah tren di mana banyak raksasa teknologi kerap mengabaikan perangkat generasi awal, Google justru memberikan perhatian khusus. Amazon misalnya, beberapa waktu lalu mendapat kritik karena menghentikan dukungan untuk Kindle yang dirilis tahun 2012 ke bawah, meski masih banyak pengguna setia perangkat tersebut.
Bagi pengguna yang sudah berlangganan Google Home Premium dan ingin bergabung dengan program Gemini for Home early access, prosesnya cukup mudah. Pertama, pastikan aplikasi Google Home sudah diperbarui ke versi terbaru. Kemudian buka aplikasi, ketuk foto profil atau inisial di pojok kanan atas, pilih Home settings, lalu masuk ke menu Early Access. Ikuti langkah-langkah untuk meminta akses awal, dan pengguna akan mendapat notifikasi saat Gemini for Home tersedia untuk perangkat mereka.
Perluasan Gemini Live ke perangkat lawas ini merupakan bagian dari strategi Google untuk memperluas jangkauan AI chatbot-nya. Sebelumnya, Google juga merilis Google Home Speaker baru yang sudah dibekali Gemini Live langsung dari pabrik. Perangkat tersebut diluncurkan pada 25 Juni dengan harga USD 99,99.
Dengan langkah ini, Google menunjukkan bahwa perangkat lawas masih memiliki tempat di ekosistem smart home mereka. Keputusan ini tentu menjadi angin segar bagi pengguna yang masih setia menggunakan Home Mini dan Nest Hub generasi pertama, karena mereka tidak perlu membeli perangkat baru untuk merasakan pengalaman AI terbaru.
Namun, perlu diingat bahwa untuk menikmati fitur ini, pengguna harus bersedia membayar biaya langganan bulanan. Ini menjadi pertimbangan tersendiri, terutama bagi mereka yang mungkin sudah memiliki perangkat lawas dan tidak ingin mengeluarkan biaya tambahan.
Google juga terus mengembangkan kemampuan Gemini secara lebih luas. Perusahaan sebelumnya telah menghadapi berbagai tantangan regulasi, namun tetap fokus pada inovasi produk. Ke depannya, kemungkinan besar Google akan terus memperluas dukungan Gemini ke lebih banyak perangkat, termasuk yang lebih lawas lagi.
Bagi pengguna yang tertarik, disarankan untuk segera memeriksa ketersediaan fitur ini di wilayah masing-masing melalui halaman bantuan Google Home dan Nest. Karena ketersediaan fitur bisa berbeda-beda tergantung region.
Secara keseluruhan, langkah Google ini patut diapresiasi. Di era di mana banyak perusahaan lebih memilih untuk mendorong pengguna membeli perangkat baru, Google justru memberikan nilai tambah pada perangkat lawas. Ini menjadi bukti bahwa perangkat keras yang baik bisa bertahan lama jika didukung oleh pembaruan perangkat lunak yang konsisten.
Dengan hadirnya Gemini Live di perangkat lawas, pengguna kini memiliki alasan lebih untuk tetap setia pada ekosistem Google. Terlebih dengan kemampuan memori percakapan yang ditingkatkan, interaksi dengan asisten AI menjadi lebih natural dan kontekstual.
Google juga terus berupaya meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Berbagai pembaruan dan fitur baru terus digulirkan, termasuk untuk perangkat yang sudah berusia beberapa tahun. Ini menunjukkan bahwa Google serius dalam mengembangkan ekosistem smart home yang berkelanjutan.
Bagi pengguna yang masih ragu, tidak ada salahnya untuk mencoba fitur ini jika sudah memiliki langganan Google Home Premium. Pengalaman menggunakan AI canggih di perangkat lawas tentu akan menjadi pengalaman yang menarik dan berbeda.
Dengan semua pembaruan ini, Google semakin memperkuat posisinya di pasar asisten pintar. Meskipun persaingan dengan Amazon Alexa dan Apple Siri masih ketat, inovasi seperti ini bisa menjadi pembeda yang signifikan.
Ke depannya, kita bisa berharap Google akan terus menghadirkan fitur-fitur AI yang lebih canggih lagi ke perangkat-perangkat lawas. Ini tentu menjadi kabar baik bagi konsumen yang ingin mendapatkan nilai maksimal dari perangkat yang mereka miliki.





Komentar
Belum ada komentar.