šŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi ikon aplikasi Google Gemini di layar ponsel pintar

Google Gemini Live 3.5 Hadir, Atasi Gangguan Interupsi Suara

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Google umumkan Gemini Live 3.5 sebagai pengganti Gemini 3.1 Live
  • Model baru lebih baik dalam menangani interupsi di tengah percakapan
  • Mampu memproses visual langsung dan menggabungkan banyak bahasa
  • Google juga rilis Gemini 3.5 Live Experimental dan Gemini 3.5 Transcribe untuk developer
  • Fitur Rambler di Gboard Android sudah gunakan Gemini 3.5 Transcribe
  • Teknologi serupa akan segera hadir di Chrome untuk mengetik dengan suara
  • Belum ada tanggal pasti peluncuran, diperkirakan dalam beberapa hari ke depan

Telset.id – Google resmi mengumumkan peningkatan pada mode suara Gemini Live dengan model baru bernama Gemini 3.5 Live. Model ini diklaim membawa peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya, Gemini 3.1 Live, terutama dalam menangani interupsi di tengah percakapan, memproses visual secara langsung, serta menggabungkan beberapa bahasa secara bersamaan.

Peningkatan ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang kerap mengalami kendala saat berinteraksi dengan asisten AI Google. Salah satu masalah yang paling umum adalah ketika Gemini Live salah mengenali bahasa atau justru menjadi bingung saat pengguna memotong pembicaraan. Dengan model terbaru ini, Google berupaya menghadirkan pengalaman percakapan yang lebih alami dan responsif.

Kemampuan Baru Gemini 3.5 Live

Gemini 3.5 Live diperkenalkan sebagai penerus Gemini 3.1 Live dengan sejumlah peningkatan teknis. Model baru ini dirancang untuk lebih baik dalam menangani interupsi di tengah kalimat, yang sebelumnya menjadi salah satu kelemahan utama Gemini Live. Selain itu, model ini juga mampu memproses visual secara langsung dan menggabungkan beberapa bahasa secara dinamis dalam satu percakapan.

Kemampuan lain yang turut ditingkatkan adalah akses ke alat latar belakang (background tools). Sebelumnya, Gemini Live belum memiliki kemampuan untuk mengakses dan menggunakan berbagai alat lain. Dengan adanya peningkatan ini, fungsionalitas Gemini Live diharapkan semakin luas dan bermanfaat bagi pengguna.

Meski demikian, tanggal peluncuran resmi untuk seluruh pengguna belum diumumkan secara pasti. Google hanya menyatakan bahwa ketiga varian model—Gemini 3.5 Live, Gemini 3.5 Live Experimental, dan Gemini 3.5 Transcribe—diumumkan pada hari yang sama. Diperkirakan peluncuran akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

Google Gemini mobile icon app on a screen closeup smartphone iPhone closeup.

Salah satu editor senior AI TechRadar, Graham Barlow, menyampaikan pengalamannya menggunakan Gemini Live. Menurutnya, Gemini Live memang sudah menjadi salah satu fitur terbaik saat menggunakan Gemini di ponsel karena memungkinkan percakapan alami layaknya manusia. Namun, ia juga mengakui bahwa fitur ini masih rentan terhadap kesalahan.

ā€œKekurangannya mungkin berbeda-beda tergantung bagaimana suara Anda, tetapi bagi saya, kadang-kadang ia mengira saya berbicara dalam bahasa Italia dan mengganti bahasa. Terkadang jika saya memotong pembicaraannya, ia menjadi bingung dan akan mereset dirinya kembali ke suara default, bukan suara yang saya pilih,ā€ ujar Graham.

Dengan hadirnya Gemini 3.5 Live, diharapkan berbagai masalah tersebut dapat teratasi. Graham juga berencana memberikan ulasan langsung setelah mendapatkan akses ke model terbaru ini.

Model Pengembang dan Integrasi ke Produk Konsumen

Bersamaan dengan peluncuran Gemini 3.5 Live, Google juga merilis dua model untuk pengembang, yaitu Gemini 3.5 Live Experimental dan Gemini 3.5 Transcribe. Kedua model tersebut dapat diakses melalui Gemini API di Google AI Studio dan Gemini Enterprise Agent Platform.

Beberapa fitur transkripsi cerdas dari model ini sudah mulai diterapkan pada produk konsumen. Di Android, fitur Rambler pada Gboard menggunakan Gemini 3.5 Transcribe untuk mengubah ucapan yang tidak terstruktur menjadi teks yang rapi. Fitur ini secara otomatis menghilangkan kata-kata pengisi seperti ā€œumā€ dan ā€œahā€. Pengguna juga dapat menggunakan suara untuk mengoreksi kesalahan ketik, mengedit teks, atau mengubah gaya penulisan.

Sementara itu, di aplikasi Gemini untuk macOS, model ini menggabungkan input suara alami dengan kesadaran akan apa yang ada di layar. Model ini dapat memanggil model Gemini lain di latar belakang untuk merangkum file lokal, mengubah konten antar aplikasi, atau membuat gambar di posisi kursor—semuanya hanya dengan instruksi lisan.

Yang paling menarik, teknologi ini akan segera hadir di Chrome. Pengguna nantinya dapat berbicara untuk mengetik di kolom teks mana pun di web, baik untuk membalas email, menyusun postingan media sosial, atau menulis prompt untuk Gemini.

Gemini Live on an iPhone.

Pengumuman ini menjadi bagian dari perkembangan ekosistem Gemini yang semakin luas. Sebelumnya, Google juga diketahui tengah mengembangkan berbagai fitur berbasis Gemini untuk perangkatnya, termasuk untuk lini Pixel. Selain itu, Google juga terus memperluas dukungan Gemini ke berbagai perangkat, termasuk speaker dan smart display yang lebih lama.

Kehadiran model baru ini menandai langkah maju yang signifikan dalam upaya Google menghadirkan asisten AI yang lebih natural dan responsif. Dengan kemampuan menangani interupsi dengan lebih baik, memproses visual, dan menggabungkan bahasa secara fleksibel, Gemini Live 3.5 berpotensi menjadi standar baru dalam interaksi suara dengan AI.

Bagi pengguna yang selama ini mengalami kendala dengan Gemini Live, pembaruan ini tentu menjadi kabar yang dinantikan. Meskipun waktu peluncuran pastinya belum diumumkan, optimisme terhadap perbaikan kualitas percakapan dengan AI semakin besar. Google tampaknya serius menjadikan Gemini Live sebagai asisten percakapan yang andal dan bebas hambatan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.