Telset.id ā Percakapan Anda dengan ChatGPT, Gemini, Copilot, dan Claude tidak sepenuhnya privat. OpenAI, Google, Microsoft, dan Anthropic memiliki kebijakan yang memungkinkan percakapan tertentu ditinjau oleh manusia, baik untuk meningkatkan sistem AI, menyelidiki potensi pelanggaran keamanan, maupun memecahkan masalah.
Fakta ini penting diketahui pengguna chatbot AI di Indonesia yang semakin sering mengandalkan asisten digital untuk berbagai urusan. Sebab, kebijakan privasi masing-masing platform berbeda, dan tidak semua percakapan ditinjau manusia. Namun, asumsi bahwa percakapan AI sepenuhnya rahasia antara pengguna dan chatbot tidak sepenuhnya akurat.
Menghapus percakapan juga tidak selalu berarti perusahaan langsung menghapus semua salinan. Dalam kasus Google, percakapan Gemini yang ditinjau manusia dapat tersimpan di sistem perusahaan hingga tiga tahun, bahkan setelah pengguna menghapus aktivitasnya.
Kebijakan Privasi Tiap Platform AI
OpenAI mengizinkan percakapan ChatGPT konsumen digunakan untuk meningkatkan model, kecuali pengguna menonaktifkannya melalui Settings > Data Controls dan mematikan opsi Improve the model for everyone. Namun, menonaktifkan pelatihan model tidak membuat percakapan kebal dari peninjauan manusia. OpenAI menjelaskan bahwa Temporary Chats tidak digunakan untuk pelatihan, tetapi tetap dapat ditinjau untuk memantau penyalahgunaan. Temporary Chats juga tidak muncul di riwayat obrolan reguler dan umumnya dihapus dari sistem OpenAI setelah 30 hari.
Untuk percakapan tersimpan biasa, OpenAI menyatakan penghapusan obrolan langsung menghilangkannya dari akun pengguna dan menjadwalkan penghapusan permanen dalam 30 hari, kecuali informasi telah dianonimkan atau harus disimpan untuk alasan hukum dan keamanan.

Google paling eksplisit soal akses peninjau manusia. Menurut Gemini Apps Privacy Hub, sejumlah percakapan ditinjau manusia untuk meningkatkan layanan dan melindungi pengguna. Google menyebut percakapan yang dikirim ke penyedia layanan untuk ditinjau dilepaskan dari akun pengguna sebelum diperiksa. Namun ada catatan penting: percakapan yang ditinjau manusia dapat disimpan hingga tiga tahun, dan menghapus aktivitas Gemini Apps tidak menghapus percakapan yang telah ditinjau tersebut.
Google juga mengizinkan pengguna mematikan pengaturan Keep Activity yang mencegah percakapan mendatang digunakan untuk melatih model AI, kecuali pengguna mengirim masukan. Meski pengaturan itu dimatikan, percakapan dapat disimpan hingga 72 jam untuk menyediakan layanan dan tujuan keamanan. Google menyatakan peninjauan manusia masih dapat terjadi untuk melindungi sistem dan pengguna.
Microsoft paling terbuka soal peninjauan manusia. Copilot Privacy FAQ menegaskan sebagian percakapan menjalani peninjauan otomatis dan manusia untuk peningkatan produk serta keamanan digital. Percakapan yang diduga melanggar Code of Conduct juga dapat diperiksa. Microsoft menyatakan pengguna tidak dapat sepenuhnya menolak peninjauan manusia karena peninjauan terbatas diperlukan saat menyelidiki dugaan pelanggaran. Pengguna bisa menolak penggunaan percakapan mendatang untuk melatih model AI generatif Microsoft, tetapi itu tidak mencegah penggunaan lain, termasuk keamanan, kepatuhan, dan peningkatan produk tertentu.
Baca Juga:
Anthropic juga mengizinkan peninjauan percakapan tertentu, meski membatasi aksesnya. Menurut penjelasan Anthropic soal siapa yang dapat melihat percakapan Claude, percakapan yang digunakan untuk peningkatan model dipisahkan dari informasi akun sebelum ditinjau. Akses dibatasi pada sejumlah kecil personel yang terlibat pelatihan model, dan Anthropic menggunakan alat untuk memfilter atau menyamarkan informasi sensitif. Pengguna dapat mengatur apakah percakapan yang memenuhi syarat digunakan untuk peningkatan model melalui pengaturan privasi Claude.
Namun Anthropic membuat pengecualian untuk pemrosesan terkait keamanan. Percakapan yang ditandai sistem keamanannya masih dapat digunakan untuk mendeteksi konten berbahaya, menegakkan kebijakan, dan meningkatkan sistem keamanan. Incognito Chats Claude tidak digunakan untuk pelatihan model umum dan tidak disimpan di riwayat obrolan, tetapi tetap disimpan dalam periode terbatas, umumnya 30 hari.
Menghapus Chat Tidak Selalu Menghapus Permanen
Salah satu kesalahpahaman terbesar soal privasi chatbot adalah anggapan bahwa menghapus percakapan berarti data hilang sepenuhnya. Kenyataannya, menghapus chat dari riwayat yang terlihat dan menghapus permanen dari sistem perusahaan adalah dua proses berbeda.
OpenAI umumnya menjadwalkan penghapusan permanen percakapan ChatGPT dalam 30 hari, dengan pengecualian untuk kewajiban hukum atau keamanan dan informasi yang telah dianonimkan. Kebijakan Google patut dicermati karena percakapan Gemini yang telah ditinjau manusia dapat tersimpan hingga tiga tahun, bahkan setelah pengguna menghapus aktivitas Gemini Apps. Kebijakan ini berlaku pada percakapan yang telah menjalani peninjauan manusia, bukan setiap percakapan yang dihapus.

Perlu diingat, menonaktifkan pelatihan model biasanya memengaruhi cara percakapan digunakan, bukan durasi penyimpanan atau akses untuk alasan keamanan. Berlangganan ChatGPT Plus, Claude Pro, atau paket Gemini berbayar juga tidak otomatis membuat percakapan Anda rahasia atau bebas dari kebijakan privasi konsumen penyedia. Produk seperti ChatGPT Enterprise dan layanan AI untuk bisnis menawarkan perlindungan kontrak tambahan, kontrol administratif, dan pembatasan penggunaan data pelanggan untuk pelatihan model. Namun perlindungan itu bervariasi antarpenyedia dan produk, dan bukan jaminan universal bahwa tidak ada pihak berwenang yang bisa mengakses informasi pelanggan.
Untuk pengguna sehari-hari, asumsi paling aman adalah bahwa berlangganan chatbot AI terutama memberikan akses ke fitur dan kemampuan tambahan, bukan perlindungan kerahasiaan seperti yang Anda harapkan dari dokter atau pengacara. Mereka yang mengikuti perkembangan teknologi terbaru perlu memahami batas privasi ini.
Kabar baiknya, keempat platform utama menyediakan kontrol yang dapat mengurangi penggunaan percakapan. Di ChatGPT, buka Settings > Data Controls dan matikan Improve the model for everyone. Di Gemini, buka Settings & help > Activity dan matikan Keep Activity. Di Claude, buka Settings > Privacy dan tinjau Help improve our AI models. Di Microsoft Copilot, buka pengaturan profil dan masuk ke Privacy > Training on conversation activity, lalu matikan.
Pengaturan ini membuat perbedaan nyata, tetapi tidak ada yang bisa diartikan sebagai janji bahwa percakapan tidak akan pernah ditinjau untuk alasan keamanan, keselamatan, atau hukum. Pengguna yang peduli privasi bisa mempertimbangkan menjalankan AI secara lokal untuk pekerjaan sensitif. Alat seperti Ollama dan LM Studio dapat menjalankan model AI yang didukung langsung di komputer. Bila dikonfigurasi dengan benar untuk memproses informasi secara lokal tanpa mengirim ke layanan eksternal, alat ini mengurangi kebutuhan mengunggah informasi sensitif ke penyedia cloud.
Lima langkah sederhana dapat membantu menjaga privasi percakapan AI. Pertama, jangan membagikan hal yang tidak ingin dilihat orang lain, seperti kata sandi, nomor jaminan sosial, kredensial perbankan, catatan medis sensitif, atau dokumen kantor rahasia. Kedua, hapus detail pengenal sebelum mengirim informasi, misalnya mengganti nama asli, alamat, dan nomor akun dengan placeholder. Ketiga, matikan pelatihan model melalui pengaturan privasi chatbot. Keempat, gunakan percakapan sementara atau incognito bila sesuai. Kelima, pertimbangkan menjalankan AI secara lokal untuk pekerjaan yang sangat sensitif.
Kebijakan keempat perusahaan berbeda, tetapi satu realitas yang sama tetap berlaku: sebagian percakapan dapat diakses peninjau manusia dalam kondisi tertentu. Memahami pengaturan privasi dan berpikir cermat soal informasi yang dibagikan menjadi kunci. Pendekatan paling aman adalah memperlakukan chatbot AI sebagai asisten yang berguna, bukan buku harian pribadi.





Komentar
Belum ada komentar.