Telset.id – OpenAI meluncurkan ChatGPT Health, sebuah fitur khusus di dalam ChatGPT yang memungkinkan pengguna menghubungkan akun Apple Health, MyFitnessPal, Function, Weight Watchers, AllTrails, Instacart, dan Peloton. Tujuannya? Mengajukan pertanyaan seputar kesehatan langsung ke AI.
OpenAI mengklaim bahwa ChatGPT Health dirancang dengan kolaborasi erat bersama para dokter. Tujuannya adalah membantu masyarakat berperan lebih aktif dalam memahami dan mengelola kesehatan serta kebugaran mereka. Fitur ini juga diharapkan dapat meningkatkan penggunaan ChatGPT secara keseluruhan. Data internal OpenAI menunjukkan bahwa lebih dari 230 juta orang di seluruh dunia telah menggunakan ChatGPT untuk mencari informasi terkait kesehatan dan kebugaran.
ChatGPT Health hadir dengan lapisan keamanan tambahan. Menurut rilis pers OpenAI, fitur ini dilengkapi dengan enkripsi dan isolasi khusus untuk melindungi percakapan terkait kesehatan. OpenAI juga menjamin bahwa percakapan pengguna tidak akan digunakan untuk melatih model AI mereka. Bagi pengguna yang menginginkan lapisan keamanan ekstra, otentikasi multi-faktor juga tersedia.
Dalam kemitraan strategis, OpenAI bekerja sama dengan b.well, sebuah jaringan data kesehatan terhubung terbesar dan teraman di AS. Kolaborasi ini memungkinkan pengguna untuk menghubungkan catatan medis mereka dengan ChatGPT Health. b.well diklaim mematuhi standar industri tertinggi dalam hal keamanan dan privasi data.
Fitur Unggulan ChatGPT Health
Model khusus dalam ChatGPT Health menawarkan berbagai kemampuan. Pengguna dapat meminta penjelasan hasil lab dengan bahasa yang mudah dipahami, menyiapkan pertanyaan untuk konsultasi dokter, menginterpretasikan data dari perangkat wearable dan aplikasi kebugaran, serta mendapatkan ringkasan instruksi perawatan. Untuk mengakses fitur ini, pengguna cukup memilih ChatGPT Health dari menu sidebar di dalam aplikasi ChatGPT.
Saat ini, ChatGPT Health baru tersedia bagi sekelompok kecil pengguna awal di luar Wilayah Ekonomi Eropa, Swiss, dan Inggris. Integrasi catatan medis juga masih terbatas untuk pengguna di Amerika Serikat. Meski menawarkan kemudahan, peluncuran ChatGPT Health memunculkan pertanyaan tentang keamanan data pribadi.
GSMArena.com, yang pertama kali melaporkan berita ini, memberikan catatan kritis terhadap klaim keamanan OpenAI. “Fakta bahwa mereka berusaha keras meyakinkan Anda bahwa data Anda aman justru menunjukkan hal sebaliknya. Sejarah telah membuktikannya,” tulis mereka.
Kritik ini menggarisbawahi kekhawatiran yang berkembang tentang privasi data di era AI. Potensi penyalahgunaan data kesehatan oleh perusahaan farmasi juga menjadi sorotan. Bayangkan data kesehatan yang dikumpulkan dapat dijual ke perusahaan farmasi… potensi bisnisnya bahkan lebih besar dari Nvidia!
Terlepas dari kekhawatiran tersebut, OpenAI terus berupaya memperluas kemampuan ChatGPT. Integrasi dengan aplikasi kesehatan adalah langkah maju, tetapi transparansi dan perlindungan data tetap menjadi prioritas utama. Apakah GPT-5 akan menjawab tantangan ini? Waktu yang akan menjawab.
Masyarakat perlu mempertimbangkan implikasi privasi sebelum memanfaatkan ChatGPT Health. Kemudahan akses informasi kesehatan harus diimbangi dengan kesadaran akan potensi risiko yang terlibat. OpenAI perlu terus berupaya membangun kepercayaan pengguna melalui kebijakan privasi yang jelas dan praktik keamanan data yang ketat.

