Tampilan fitur ChatGPT Health yang menampilkan antarmuka obrolan dengan data kesehatan terintegrasi

ChatGPT Health Kini Tersedia untuk Semua Pengguna AS di Atas 18 Tahun

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • OpenAI meluncurkan ChatGPT Health untuk semua pengguna AS di atas 18 tahun di semua paket langganan
  • Fitur ini memungkinkan integrasi data dari Apple Health, Function, MyFitnessPal, Epic, Oracle Health, dan One Medical
  • Pengguna mengajukan 300 juta pertanyaan kesehatan per minggu, naik dari 230 juta
  • Model GPT 5.6-Luna ungguli GPT 5.5 dalam evaluasi HealthBench
  • OpenAI tegaskan layanan tidak untuk diagnosis atau pengobatan kondisi kesehatan
  • Fitur tersedia di web dan iOS untuk pengguna AS minggu ini

Telset.id – OpenAI resmi meluncurkan fitur ChatGPT Health untuk semua pengguna di Amerika Serikat yang berusia di atas 18 tahun, di semua paket langganan. Peluncuran ini terjadi sehari setelah OpenAI digugat oleh seorang pendeta Florida terkait saran kesehatan ChatGPT yang hampir fatal.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan terkait kesehatan dan mendapatkan jawaban yang terintegrasi dengan data pribadi mereka. OpenAI mengumumkan bahwa pengguna kini dapat mengintegrasikan data dari layanan seperti Apple Health, Function, dan MyFitnessPal, serta rekam medis dari sistem rumah sakit seperti Epic dan Oracle Health, dan platform kesehatan seperti One Medical dan Function Health.

Menurut OpenAI, pengguna mengajukan 300 juta pertanyaan terkait kesehatan setiap minggunya, meningkat dari 230 juta pertanyaan pada awal tahun saat fitur ini masih dalam tahap uji coba. Angka ini menunjukkan tingginya minat publik terhadap layanan konsultasi kesehatan berbasis AI.

Dengan peluncuran ChatGPT Health, pengguna tidak perlu lagi mengakses hub kesehatan khusus untuk mendapatkan informasi medis. OpenAI menyatakan bahwa selama masa pengujian, 70% pertanyaan terkait kesehatan terjadi di luar hub khusus. Kini, pengguna bisa mendapatkan wawasan dari informasi yang terhubung di bagian kesehatan untuk semua pertanyaan mereka, termasuk informasi tentang makanan atau alergi dalam obrolan umum.

OpenAI mencatat bahwa model mereka telah menunjukkan kemajuan dalam menjawab pertanyaan terkait kesehatan. Perusahaan menyebutkan bahwa model terkecil dari rilis terbarunya, GPT 5.6-Luna, mengungguli GPT 5.5 dalam evaluasi HealthBench, sebuah tolok ukur open source yang dikembangkan oleh perusahaan untuk mengevaluasi model bahasa besar (LLM) pada pertanyaan kesehatan.

Baca Juga:

Meskipun ada peningkatan performa, OpenAI tetap menegaskan dalam persyaratan layanannya bahwa layanan mereka β€œtidak dimaksudkan untuk digunakan dalam diagnosis atau pengobatan kondisi kesehatan apa pun.” Perusahaan mengutip klausul ini sebagai respons terhadap gugatan yang diajukan oleh pendeta Florida, dan juga mengatakan kepada The New York Times bahwa mereka sedang berupaya membuat jawaban terkait kesehatan atau pengobatan menjadi lebih aman.

Dengan peluncuran terbaru ini, OpenAI menyatakan ingin pengguna memverifikasi informasi dan mengambil keputusan medis berdasarkan saran profesional. Beberapa studi telah menyoroti bahwa bot AI tidak dapat diandalkan untuk nasihat medis. Namun, hal ini tidak menghalangi perusahaan seperti Anthropic dan Google untuk meluncurkan fitur AI terkait kesehatan.

Fitur Health in ChatGPT mulai diluncurkan minggu ini untuk pengguna AS yang telah login, dengan paket Free, Go, Plus, dan Pro, baik di web maupun iOS. Pengguna di luar AS belum mendapatkan akses ke fitur ini, dan OpenAI belum mengumumkan jadwal ekspansi global.

Langkah OpenAI ini menunjukkan ambisi perusahaan untuk memperluas penggunaan ChatGPT ke berbagai sektor, termasuk kesehatan. Namun, tantangan regulasi dan keamanan masih menjadi isu krusial yang harus dihadapi. Gugatan dari pendeta Florida menjadi pengingat bahwa teknologi AI, meskipun canggih, tetap memiliki keterbatasan dan risiko yang perlu diantisipasi.

OpenAI menegaskan bahwa mereka tidak menggunakan data pengguna untuk melatih modelnya, dan bekerja sama dengan dokter untuk meningkatkan performa model pada pertanyaan kesehatan. Perusahaan berharap dengan langkah ini, pengguna dapat memanfaatkan fitur kesehatan ChatGPT secara bijak dan bertanggung jawab.

Peluncuran ChatGPT Health juga memicu diskusi tentang masa depan layanan kesehatan berbasis AI. Beberapa pihak melihat potensi besar dalam akses informasi kesehatan yang lebih mudah dan cepat, sementara yang lain mengkhawatirkan risiko misinformasi dan diagnosis yang salah. OpenAI sendiri mengakui bahwa model mereka belum sempurna dan terus melakukan perbaikan.

Bagi pengguna di AS, fitur ini bisa menjadi alat bantu yang berguna untuk mendapatkan informasi kesehatan awal, namun tetap harus diingat bahwa konsultasi dengan dokter profesional tetap menjadi langkah utama dalam pengambilan keputusan medis. OpenAI sendiri menekankan pentingnya verifikasi informasi dan saran profesional dalam setiap penggunaan fitur ini.

Dengan 300 juta pertanyaan kesehatan per minggu, jelas bahwa publik memiliki kebutuhan yang besar akan informasi kesehatan yang mudah diakses. ChatGPT Health hadir sebagai salah satu jawaban atas kebutuhan tersebut, meskipun masih menyisakan pertanyaan tentang akurasi dan keamanan informasi yang diberikan.

Ke depannya, OpenAI berencana untuk terus mengembangkan fitur ini dengan masukan dari pengguna dan tenaga medis profesional. Perusahaan juga berkomitmen untuk meningkatkan keamanan dan keandalan jawaban yang diberikan oleh model AI mereka, terutama dalam konteks kesehatan yang sensitif.

Peluncuran ChatGPT Health juga menunjukkan tren industri di mana perusahaan teknologi besar semakin serius menggarap sektor kesehatan. Google dan Anthropic juga telah meluncurkan fitur serupa, menandai persaingan yang semakin ketat dalam layanan AI kesehatan.

Bagi pengguna yang tertarik mencoba fitur ini, OpenAI menyarankan untuk selalu memverifikasi informasi yang didapatkan dan tidak menggantikan saran dokter profesional. Fitur ini tersedia secara gratis untuk semua pengguna di AS, tanpa biaya tambahan.

Meskipun peluncuran ini terbatas di AS, bukan tidak mungkin OpenAI akan memperluas akses ke negara lain di masa depan. Pengguna di luar AS mungkin harus menunggu pengumuman resmi dari OpenAI mengenai jadwal ekspansi global fitur ini.

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, ChatGPT Health menjadi langkah berani OpenAI dalam mengintegrasikan AI ke dalam layanan kesehatan. Ke depannya, kita akan melihat bagaimana teknologi ini berkembang dan diterima oleh publik serta regulator di berbagai negara.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.