📑 Daftar Isi

Ilustrasi layar iPhone dengan ikon Hide My Email Apple yang bocorkan alamat pengguna

Apple Hide My Email Bocorkan Alamat Asli Pengguna

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Fitur Hide My Email Apple ditemukan bocorkan alamat email asli pengguna
  • Peneliti keamanan Tyler Murphy temukan celah pada Juni 2025
  • 100% alamat Hide My Email berhasil ditelusuri ke alamat asli
  • Apple klaim sudah perbaiki masalah tapi celah masih bisa dieksploitasi
  • Belum ada perbaikan resmi dari Apple hingga berita ini ditulis

Telset.id – Fitur privasi andalan Apple, Hide My Email, justru ditemukan memiliki celah keamanan serius yang membocorkan alamat email asli pengguna. Temuan ini mengungkap bahwa layanan yang dirancang untuk melindungi identitas pengguna justru bisa menjadi bumerang.

Seorang peneliti keamanan bernama Tyler Murphy menemukan kerentanan ini pada Juni 2025. Dalam pengujian terbatas, 100 persen alamat Hide My Email yang baru dibuat berhasil ditelusuri kembali ke alamat email asli pemiliknya. Temuan ini kemudian dilaporkan ke Apple.

Laporan dari 404 Media mengungkapkan bahwa celah ini telah membuat alamat email asli pengguna terbuka setidaknya selama satu tahun. Meskipun detail teknis kerentanan belum diungkapkan ke publik, dampaknya sudah jelas terlihat.

“Apple Hide My Email is leaking email addresses that are supposed to be hidden,” ujar Tyler Murphy kepada 404 Media. “In our limited tests with volunteers, 100% of Hide My Email addresses were exploitable,” tambahnya.

Murphy awalnya melaporkan masalah ini ke Apple pada musim panas tahun lalu. Perusahaan mengklaim telah “mengatasi” masalah tersebut pada Maret tahun ini. Namun, ketika peneliti terus melakukan pengujian, celah tersebut masih bisa dieksploitasi.

Apple kemudian memberi tahu Murphy beberapa bulan lalu bahwa mereka masih menyelidiki masalah tersebut. Hingga berita ini ditulis, Apple belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari publikasi tersebut.

Celah keamanan ini memungkinkan alamat Hide My Email yang menggunakan domain @icloud.com untuk dikaitkan kembali dengan alamat email asli penciptanya. Ini berarti fitur yang seharusnya menyembunyikan identitas justru gagal menjalankan fungsi utamanya.

Vulnerabilitas Layanan Privasi Apple

Hide My Email adalah fitur yang diluncurkan Apple pada 2021. Layanan ini memungkinkan pengguna mendaftar layanan online menggunakan alamat email acak yang tidak terhubung langsung dengan identitas mereka.

Fitur ini menghasilkan “alamat email unik dan acak” yang akan meneruskan pesan masuk ke alamat email pribadi pengguna. Tujuannya mengurangi jumlah informasi yang harus diberikan kepada perusahaan saat mendaftar layanan.

Namun, temuan Murphy menunjukkan bahwa sistem ini memiliki kelemahan fundamental. Celah ini memungkinkan pihak ketiga untuk menghubungkan alamat email acak dengan identitas asli pengguna.

Pengguna yang mengandalkan fitur ini untuk melindungi privasi mereka kini berada dalam risiko. Informasi yang seharusnya tersembunyi justru bisa diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dampak dan Implikasi Keamanan

Temuan ini menjadi pengingat bahwa tidak ada sistem keamanan yang sempurna. Bahkan perusahaan sebesar Apple pun bisa memiliki celah pada layanan privasi andalannya.

Pengguna disarankan untuk lebih berhati-hati saat menggunakan fitur Hide My Email. Meskipun Apple masih menyelidiki masalah ini, belum ada kepastian kapan perbaikan akan dirilis.

Untuk meningkatkan keamanan akun, pengguna bisa memanfaatkan Fitur Terbaru dari berbagai platform yang fokus pada perlindungan data.

Sementara itu, kasus ini juga menunjukkan pentingnya transparansi dari perusahaan teknologi. Apple perlu segera mengomunikasikan langkah perbaikan kepada pengguna yang terdampak.

Insiden ini juga menjadi pelajaran berharga bagi industri teknologi. Keamanan siber harus menjadi prioritas utama dalam pengembangan Claude Security dan layanan privasi lainnya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.