Add-on Firefox Ini Ternyata Mengintai Riwayat Pengguna

Telset.id, Jakarta – Bagi Anda pengguna browser Firefox, kini harus lebih waspada. Para ahli keamanan, menduga ada sebuah Firefox add-on yang selama ini digunakan oleh ratusan ribu orang telah melacak website yang dikunjungi pengguna.

Di websitenya, tim dari Web Security mengklaim, dengan pengaturan dan ekstensi yang tepat seperti Web Security, privasi pengguna browser akan terlindungi.

Web Security juga menjanjikan dan menawarkan “perlindungan real-time yang luas”, dan pengaturan yang hanya membutuhkan beberapa detik.

Akan tetapi, para peneliti cybersecurity menemukan bahwa add-on telah mengirimkan URL ke server Jerman, seperti yang dilaporkan oleh blog teknologi Bleeping Computer.

Baca juga: Begini Cara Bikin Browser Mozilla Firefox Bisa ‘Ngebut’

Ini bermula ketika Mozilla menerbitkan daftar security add-on keamanan yang direkomendasikan untuk peramban Firefox pada minggu lalu, termasuk Web Security. Segera setelah itu, ahli cybersecurity bernama Raymond Hill memposting kekhawatiran memgenai add-on tersebut ke Reddit.

Dia mengklaim bahwa website yang dibuka pengguna dikirimkan ke pihak luar. “Dengan ekstensi ini, saya melihat bahwa untuk setiap halaman yang anda muat di browser anda, ada POST ke http://136.243.163.73/, “tulisnya.

“Data yang diposting itu kacau, tapi mungkin seseorang akan punya waktu untuk menyelidiki lebih lanjut,” tulis Hill menambahkan.

Baca juga: Mozilla Bikin Browser Baru dengan Perintah Suara

Minggu ini, security blogger Jerman, Mike Kuketz menerbitkan sebuah artikel yang mencatat perilaku yang sama persis. Pengguna di forum web Kuketz berhasil memecahkan kode data, dan mengungkapkan bahwa tautan web sedang diintip.

Ternyata add-on Web Security melacak pengguna dengan ID unik, dan secara efektif membuatnya dapat diidentifikasi. Ini akan terhubung dengan web browser, memetakan aktivitas mereka di antara alamat web yang berbeda.

Petunjuk di add-on Mozilla juga sudah memperingatkan terhadap pencatatan riwayat penelusuran yang dilakukan pengguna. Mozilla sebelumnya juga telah melarang add-on untuk perilaku serupa, Stylish dan Web of Trust keduanya dihapus karena pencatatan riwayat penelusuran.

Seperti diketahui, ada banyak Web Security add-on gratis yang dapat diunduh, dan dipasang lebih dari 220.000 pengguna. Parahnya, add-on itu direkomendasikan oleh Mozilla, sehingga berpotensi menempatkan pengguna yang tidak menaruh curiga pada risiko.

Baca juga: Tertinggal dari Chrome, Mozilla Bikin Firefox Lebih Cepat

Dalam sebuah pernyataan yang diberikan kepada Bleeping Computer, juru bicara Creative Software Solutions yang membuat Web Security berjanji untuk menyelidiki masalah ini.

“Addon Web Security, seperti namanya adalah addon keamanan, yang melindungi pengguna dari website yang berbahaya, guna melindungi data dan privasi mereka,” jelasnya.

Hingga saat ini, Web Security add-on untuk Firefox masih dapat diunduh. Namun Mozilla telah menghapus Web Security dari aplikasi keamanan yang disarankan dalam blognya.

Sumber: The Sun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0