14 Startup Korea Selatan Masuk Indonesia, Bagi Ilmu dan Solusi

Telset.id, Jakarta – 14 startup Korea Selatan sambangi Indonesia dan bertemu masyarakat Tanah Air. Startup yang berasal dari Distrik Guro itu datang untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.

Menurut Founder & Global Connector, beSuccess, James Jung, salah satu latar belakang hadirnya 14 startup Korea Selatan ke Indonesia adalah, populasi dan pasar di sini bertumbuh dengan cepat.

Selain itu, banyak sekali startup yang bermunculan di Indonesia baik yang masih berstatus startup hingga decacorn seperti Gojek, Grab, sampai OVO.

{Baca juga: OVO Jadi Unicorn Kelima Indonesia versi CB Insights}

“Bukan hanya dari sisi bisnis, tetapi kami juga dapat membagikan pengalaman kami mengembangkan produk. Sehingga Indonesia bisa mendapatkan keuntungan dari produk yang ditawarkan ini,” kata James di CoHIve 101 Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Tahun lalu pameran ini telah terselenggara di Los Angeles, Amerika Serikat dan Vietnam. Tahun ini James pun memutuskan untuk menyambangi Indonesia dengan tujuan dapat berbagi ilmu dan membangun relasi dengan pelaku startup dan masyarakat Indonesia.

“Kami melihat adanya kesempatan dan kami ingin membagi nilai-nilai kami dan berbagi dengan komunitas lokal. Itulah alasan mengapa kami memilih Indonesia,” jelasnya.

Adapun 14 startup yang hadir bergerak di bidang kecantikan, kesehatan, EduTech, FinTech dan Artificial Intelligence. Distrik Guro sendiri merupakan kawasan industri digital yang menyerupai Silicon Valley di Amerika Serikat.

{Baca juga: Pengungsi Korut Pakai YouTube untuk Melepas Rindu}

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Wakil Walikota Distrik Guro, Hoi Seung Lee. Dalam sambutannya Lee berharap agar masyarakat Indonesia dapat menerima berbagai solusi dari 14 startup yang hadir.

“Sebenarnya saya pikir acara hari ini merupakan kesempatan yang baik bagi perusahaan inovatif Korea dan pembeli dari Indonesia. Ada 14 perusahaan Korea yang datang ke sini, termasuk produk-produk inovatif seperti kosmetik dan barang keperluan ibu dan anak,” pungkas Lee. (NM/FHP)

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -