📑 Daftar Isi

Samsung Galaxy Z Fold 8 dan iPhone Duo bersanding dalam perbandingan perangkat lipat flagship

Survei: Galaxy Z Fold 8 Kalahkan iPhone Duo, 62% Pembaca Pilih Samsung

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Galaxy Z Fold 8 menang survei Tom's Guide dengan 62% (1.705 suara) dari total 2.761 suara
  • iPhone Duo hanya meraih 23% (632 suara), 15% tidak tertarik pada keduanya
  • Harga Z Fold 8 mulai $1.899, iPhone Duo mulai $1.999 untuk 256GB
  • Z Fold 8 lebih tipis, ringan, dan mendukung multitasking lebih dari dua aplikasi
  • iPhone Duo unggul di iP68, stylus, pengisian cepat, dan vapor chamber
  • iPhone Duo baru tersedia 23 Oktober, Z Fold 8 sudah tersedia sekarang

Telset.id – Samsung Galaxy Z Fold 8 memenangkan survei pembaca Tom’s Guide atas iPhone Duo dengan perolehan 62% suara, mengalahkan perangkat lipat pertama Apple yang hanya meraih 23%. Hasil ini menunjukkan bahwa meski iPhone Duo baru saja diumumkan, preferensi pembaca masih jatuh pada foldable yang sudah matang secara iterasi.

Survei tersebut melibatkan 2.761 suara dengan pertanyaan sederhana: perangkat lipat flagship mana yang lebih ingin dibeli. Samsung Galaxy Z Fold 8 mengumpulkan 1.705 suara atau 62%, sementara iPhone Duo hanya mendapatkan 632 suara atau 23%. Sebanyak 424 responden atau 15% menyatakan tidak tertarik pada keduanya.

Kemenangan Galaxy Z Fold 8 ini menjadi sinyal bahwa keunggulan teknis dan rekam jejak Samsung di pasar perangkat lipat masih menjadi pertimbangan utama pembaca, meski Apple baru saja masuk ke kategori yang sama dengan perangkat yang dijuluki sebagai “belle of the ball” setelah pengumumannya.

Alasan Galaxy Z Fold 8 Dominan di Survei

Ada beberapa faktor yang membuat Galaxy Z Fold 8 lebih unggul dalam survei ini, mulai dari desain, harga, hingga pengalaman Samsung selama delapan generasi mengembangkan perangkat lipat.

Dari sisi harga, iPhone Duo dibanderol mulai dari $1.999 untuk versi 256GB dan bisa menembus lebih dari $3.000 untuk opsi 2TB. Samsung Galaxy Z Fold 8 dimulai dari $1.899, selisih yang tidak terlalu besar, tetapi menurut Tom’s Guide setiap dolar tetap berarti mengingat kondisi ekonomi dua tahun terakhir. Samsung tidak menawarkan varian 2TB, namun model 1TB tertinggi dibanderol $2.499, atau $100 lebih murah dibanding versi iPhone Duo yang setara.

Selain harga, Galaxy Z Fold 8 menawarkan desain yang lebih tipis dan ringan dibanding iPhone Duo. Samsung juga memungkinkan pengguna menjalankan lebih dari dua aplikasi sekaligus, yang lebih baik untuk multitasking. Faktor lain yang tidak bisa diabaikan adalah pengalaman Samsung yang telah mengiterasi perangkat lipat selama delapan generasi, sementara iPhone Duo adalah percobaan pertama Apple di kategori ini.

Ada pula kekhawatiran soal visibilitas dan kecerahan pada finishing matte di layar iPhone Duo, yang dimaksudkan untuk menyembunyikan lipatan. Foto CEO John Ternus di ajang Emmys sempat memicu kontroversi online, meski dalam pengujian langsung perangkat tersebut dinilai cukup terang.

Meski kalah dalam survei, iPhone Duo memiliki sejumlah fitur yang tidak dimiliki Galaxy Z Fold 8. Beberapa di antaranya adalah durabilitas iP68, dukungan stylus, pengisian daya lebih cepat, dan vapor chamber untuk pendinginan yang lebih baik. Fitur-fitur ini menjadi nilai jual tersendiri bagi pengguna yang memprioritaskan aspek tersebut.

Pendapat Pembaca dan Ketersediaan Perangkat

Respons pembaca dalam kolom komentar menunjukkan perbedaan pandangan yang cukup tajam. Satu pembaca menyatakan menjauh dari semua produk Apple karena tidak ingin terjebak dalam ekosistem lain. “Saya punya Samsung 8 Ultra, dan saya terkesan dengan perangkat itu,” ujarnya.

Sebagai kontra, pembaca lain menilai faktor krusial saat membandingkan Samsung dan Apple adalah pengalaman layanan purna jual Apple. Menurutnya, secara fungsional kedua platform sama-sama disukai, tetapi ada perbedaan filosofi korporat yang mendasar. Apple secara aktif berinvestasi pada teknologi sekaligus infrastruktur layanan pelanggan yang diperlukan untuk mendukungnya, sementara Samsung fokus hampir sepenuhnya pada spesifikasi teknis dan membiarkan kerangka dukungan pelanggannya terabaikan.

Dari sisi ketersediaan, iPhone Duo belum bisa dipegang langsung hingga 23 Oktober. Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 sudah tersedia saat ini dan dinilai sebagai perangkat lipat yang cukup impresif, meski perangkat Apple unggul di beberapa area.

Kemenangan Galaxy Z Fold 8 dalam survei ini memperkuat posisi Samsung di segmen perangkat lipat yang tengah menghadapi tantangan baru dari masuknya Apple. Sebelumnya, laporan menyebut Penjualan Galaxy Z Fold8 naik 10% usai iPhone Duo diluncurkan, menandakan bahwa kehadiran perangkat Apple justru turut mendorong minat pasar terhadap foldable Samsung.

Di sisi lain, Apple juga mencatatkan capaian signifikan di pasar lain. iPhone 18 Pro mencetak 7 juta pre-order di China hingga JD kehabisan stok, menunjukkan permintaan yang tetap kuat untuk lini produk Apple di pasar global. Sementara itu, pengguna iPhone yang menghadapi kendala teknis dapat merujuk pada panduan mengatasi Bug iOS 27 yang membuat perangkat beku sementara.

Perkembangan lain di ekosistem Apple adalah kehadiran Specs Intelligence dari Snap, sebuah AI antisipatif yang beroperasi lintas iPhone dan Mac. Inovasi semacam ini menjadi bagian dari nilai tambah yang ditawarkan ekosistem Apple, yang menurut sebagian pembaca menjadi faktor pembeda utama dibanding kompetitor.

Hasil survei Tom’s Guide ini pada akhirnya mencerminkan bahwa pembaca menilai perangkat lipat bukan hanya dari sisi inovasi atau fitur, tetapi juga dari kematangan produk, harga, dan pengalaman penggunaan sehari-hari. Galaxy Z Fold 8 yang sudah tersedia dan telah melalui delapan generasi iterasi berhasil memimpin preferensi, sementara iPhone Duo masih harus membuktikan diri ketika mulai tersedia pada 23 Oktober.

[ META_DESCRIPTION]
Survei Tom’s Guide: Galaxy Z Fold 8 kalahkan iPhone Duo dengan 62% suara. Simak alasan harga, desain, dan pengalaman Samsung jadi faktor penentu.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.