📑 Daftar Isi

Solidigm logo perusahaan penyimpanan data center

Solidigm Kuasai 24% Pasar Enterprise SSD di 2026

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Solidigm kuasai 24% pangsa pasar SSD enterprise global per Q1 2025
  • Fokus eksklusif pada enterprise SSD dan AI, tidak melayani pasar konsumen
  • SSD 122TB menjadi produk unggulan dengan hampir 3PB per rak 1U
  • Rencana luncurkan SSD 245TB dan teknologi PLC NAND di 2026
  • SSD PCIe Gen6 diprediksi butuh pendingin cair untuk lingkungan AI

Telset.id – Solidigm, anak usaha SK hynix yang fokus pada penyimpanan data center, berhasil menguasai sekitar 24% pangsa pasar SSD enterprise global per kuartal pertama 2025. Angka ini menjadikan Solidigm sebagai salah satu pemain kunci di segmen penyimpanan berkapasitas tinggi untuk kecerdasan buatan (AI).

Dalam wawancara eksklusif di ajang Computex 2026, Avi Shetty, Vice President AI Ecosystem, Solutions & Market Enablement Solidigm, mengungkapkan bahwa perusahaan memilih untuk tidak melayani pasar konsumen atau mobile. Fokus tunggal pada enterprise SSD dan AI inilah yang menjadi pembeda utama dari kompetitor seperti Samsung dan Micron.

“Kami adalah satu-satunya perusahaan yang memiliki akses ke dua arsitektur NAND berbeda,” ujar Shetty. Solidigm mengembangkan floating gate NAND secara internal di pabrik Dalian, China, sementara melalui induk perusahaan SK hynix, mereka juga memiliki akses ke teknologi charge trap flash (CTF).

Solidigm's Avi Shetty

Strategi vertikal terintegrasi penuh menjadi kunci kesuksesan Solidigm. Perusahaan tidak hanya memproduksi NAND sendiri, tetapi juga mengembangkan kontroler, menulis firmware, dan mendesain SSD secara mandiri. “Kami mengontrol seluruh tumpukan teknologi,” tegas Shetty.

Produk unggulan Solidigm saat ini adalah SSD 122TB yang menjadi favorit pelanggan sejak diluncurkan pada kuartal keempat 2024. Dengan 48 paket NAND yang masing-masing berisi tumpukan 22 die, drive U.2 ini mampu menyediakan hampir 3PB penyimpanan dalam satu rak server 1U.

Permintaan untuk penyimpanan berdensitas tinggi sangat kuat, terutama dari penyedia infrastruktur AI generasi baru seperti CoreWeave, Lambda, Crusoe, dan Nebius. Segmen NeoCloud yang sebelumnya kecil kini menjadi bagian signifikan dari pasar.

Floating Gate NAND dan Rencana SSD 245TB

Meskipun menggunakan teknologi floating gate dengan 192 lapisan aktif, tertinggal dari CTF yang sudah mencapai 276-286 lapisan, Solidigm tetap optimistis. Floating gate memberikan isolasi sel yang lebih baik dan jendela tegangan ambang yang kuat, sangat penting untuk NAND QLC berlapis tinggi.

Shetty mengonfirmasi bahwa Solidigm akan meluncurkan SSD dengan kapasitas sekitar 245TB yang dapat digunakan pada tahun 2026 ini. “Kami secara konsisten menjadi yang pertama dalam industri untuk mendorong kepadatan penyimpanan dalam faktor bentuk standar,” klaimnya.

Solidigm

Solidigm juga tengah mengembangkan teknologi PLC (penta-level cell) NAND. Meskipun PLC hanya meningkatkan kapasitas sekitar 20% dibanding QLC dengan tantangan retensi data yang lebih besar, Shetty yakin teknologi ini akan menemukan pasarnya, terutama untuk menggantikan hard drive yang masih menguasai 80% kapasitas penyimpanan global.

SSD PCIe Gen6 dan Pendingin Cair

Solidigm saat ini memiliki portofolio lengkap dari PCIe Gen4 hingga Gen6 di masa depan. Menariknya, Shetty percaya bahwa SSD PCIe Gen6 akan membutuhkan pendingin cair, setidaknya di lingkungan AI berkinerja tinggi. Tahun lalu, Solidigm memperkenalkan solusi penyimpanan berpendingin cair pertama di dunia untuk lingkungan Nvidia.

“Untuk sepenuhnya memanfaatkan kinerja PCIe Gen6, ekosistem harus mengembangkan teknologi pendinginan tersebut,” jelasnya. Perusahaan juga terus berinvestasi dalam teknologi pengemasan tingkat lanjut, memungkinkan lebih banyak die per paket NAND untuk meningkatkan kepadatan.

Mengenai storage-class memory seperti Optane, Shetty menegaskan bahwa Solidigm tidak sedang mengejar teknologi tersebut. Fokus perusahaan adalah pada inovasi NAND masa depan yang bisa menjembatani kesenjangan antara HBM, DRAM, dan tingkat penyimpanan berikutnya dalam sistem AI.

Dengan pangsa pasar 24% yang solid, roadmap produk agresif, dan fokus yang jelas pada AI dan enterprise, Solidigm memposisikan diri sebagai pemain kunci dalam evolusi infrastruktur penyimpanan data center modern.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.