Laptop Samsung Galaxy Book 6 Edge terbuka dengan layar AMOLED

Samsung Galaxy Book 6 Edge Resmi dengan Snapdragon X2 Elite

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung resmi luncurkan Galaxy Book 6 Edge dengan Snapdragon X2 Elite
  • Performa AI hingga 80 TOPS untuk komputasi tingkat tinggi
  • Layar 16 inci 3K Dynamic AMOLED 2X touchscreen anti-reflektif
  • RAM 16GB LPDDR5X dan penyimpanan 1TB
  • Baterai tahan 22 jam video playback, fast charging 65W
  • Harga USD 2.100, hanya satu konfigurasi tersedia
  • Port lengkap: HDMI 2.1, USB 4.0, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4

Telset.id – Samsung secara resmi menambah jajaran laptop Galaxy Book 6 dengan meluncurkan varian terbaru bernama Galaxy Book 6 Edge pada Juni 2026. Perangkat ini menjadi model pertama di seri tersebut yang tidak menggunakan prosesor Intel, melainkan mengadopsi chipset Snapdragon X2 Elite dari Qualcomm.

Berbeda dengan saudara-saudaranya di lini Galaxy Book 6 yang sudah tersedia di Amerika Serikat sejak Maret 2026, Galaxy Book 6 Edge hadir dengan pendekatan berbeda. Samsung mengklaim chipset Snapdragon X2 Elite mampu memberikan performa AI hingga 80 TOPS, menjadikannya salah satu laptop Copilot+ paling bertenaga di pasaran saat ini.

Laptop ini dibekali layar 16 inci 3K Dynamic AMOLED 2X touchscreen yang diklaim memiliki lapisan anti-reflektif. Teknologi ini membuatnya cukup ideal untuk digunakan di luar ruangan saat cuaca cerah. Layar tersebut juga memiliki adaptive refresh rate hingga 120Hz dan dilapisi Corning Gorilla Glass with DX.

Laptop tipis terbuka menampilkan layar, keyboard, dan touchpad

Sektor audio, Galaxy Book 6 Edge mengandalkan quad speaker dengan dukungan Dolby Atmos. Sebagai perangkat Windows 11 Copilot+, laptop ini juga menawarkan integrasi dengan perangkat Galaxy lainnya. Pengguna dapat mentransfer file dan foto secara nirkabel dari ponsel yang didukung.

Dari segi port, Samsung membekali laptop ini dengan satu port HDMI 2.1, satu slot microSD, satu port USB 3.2, dan dua port USB 4.0. Perangkat ini juga memiliki combo headphone/microphone jack, serta mendukung Bluetooth 5.4 dan Wi-Fi 7.

Samsung mengklaim baterai Galaxy Book 6 Edge mampu bertahan hingga 22 jam untuk pemutaran video dalam sekali pengisian daya. Dengan adaptor 65W yang disertakan, baterai dapat terisi hingga 40 persen hanya dalam waktu 30 menit.

Laptop ini memiliki bobot 3,42 pon atau sekitar 1,55 kg dengan ketebalan kurang dari setengah inci. Galaxy Book 6 Edge hanya tersedia dalam satu konfigurasi, yakni RAM LPDDR5X 16 GB dan penyimpanan internal 1TB. Harganya dibanderol USD 2.100 atau sekitar Rp 33 jutaan.

Kehadiran Galaxy Book 6 Edge menandai langkah Samsung untuk menghadirkan opsi berbasis ARM di jajaran premium mereka. Langkah serupa juga terlihat dari upaya Samsung memperbaiki desain perangkat lipat mereka, seperti yang dibahas dalam artikel Kaca Lebih Tebal untuk Galaxy Fold.

Meski hanya tersedia dalam satu varian, spesifikasi yang ditawarkan cukup kompetitif untuk kelas laptop premium. Performa AI 80 TOPS dari Snapdragon X2 Elite menjadi nilai jual utama, terutama bagi pengguna yang membutuhkan kemampuan komputasi AI tingkat tinggi. Informasi mengenai produk lain seperti Spesifikasi Galaxy A27 juga sempat bocor dari situs resmi Samsung beberapa waktu lalu.

Bagi pengguna yang penasaran dengan arah pengembangan perangkat Samsung, kabar tentang Samsung S27 Ultra yang dikabarkan menghapus satu lensa kamera juga menarik untuk disimak.

Galaxy Book 6 Edge menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan laptop Windows dengan performa AI tinggi dan daya tahan baterai lama. Dengan harga USD 2.100, perangkat ini menargetkan segmen profesional yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa mengorbankan performa.

Samsung sendiri terus memperluas ekosistem perangkatnya, dari ponsel lipat hingga laptop bertenaga AI. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk menyediakan solusi komputasi yang terintegrasi bagi penggunanya.

Dengan chipset Snapdragon X2 Elite, Galaxy Book 6 Edge menjanjikan pengalaman komputasi yang berbeda dibandingkan laptop Intel pada umumnya. Performa AI hingga 80 TOPS membuka kemungkinan baru untuk aplikasi berbasis kecerdasan buatan di perangkat Windows 11 Copilot+.

Bagi konsumen di Indonesia, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan Galaxy Book 6 Edge di pasar lokal. Namun, melihat tren peluncuran produk Samsung sebelumnya, kemungkinan besar perangkat ini akan hadir di Tanah Air dalam beberapa bulan mendatang.

Kombinasi layar 3K AMOLED, refresh rate 120Hz, dan baterai 22 jam membuat laptop ini cocok untuk pengguna yang sering bekerja di luar ruangan. Lapisan anti-reflektif pada layar juga menjadi nilai tambah untuk produktivitas di berbagai kondisi pencahayaan.

Samsung Galaxy Book 6 Edge membuktikan bahwa laptop berbasis ARM semakin serius bersaing di segmen premium. Dengan dukungan Qualcomm dan ekosistem Windows 11 Copilot+, perangkat ini siap menjadi pilihan baru bagi pengguna yang mencari alternatif dari laptop Intel tradisional.

Komentar

Belum ada komentar.