Telset.id β Polytron meluncurkan laptop pertamanya dengan prosesor AMD Ryzen, yaitu Polytron Luxia with AMD Ryzen 5, yang dibanderol hanya Rp 7 jutaan. Laptop ini menawarkan performa kekinian berkat prosesor 6-Core AMD Ryzen berbasis Zen 3, serta kelengkapan port yang melimpah dengan lima konektor USB.
Ini menjadi langkah serius Polytron di pasar laptop setelah sebelumnya merilis tiga model dengan prosesor Intel. Menariknya, meski harganya terjangkau, laptop ini tetap dibekali garansi ADP+ selama dua tahun penuh. Dengan harga tersebut, pengguna mendapatkan spesifikasi yang cukup kompetitif untuk kebutuhan sekolah, kuliah, atau kerja kantoran.
Spesifikasi dan Performa
Polytron Luxia ditenagai prosesor AMD Ryzen 5 7430U dengan fabrikasi TSMC 7nm FinFET dan TDP default 15 Watt. Prosesor 6-Core/12-Thread ini memiliki L3 Cache sebesar 16 MB dan mengandalkan grafis terintegrasi AMD Radeon Graphics dengan 7 Compute Units. Sayangnya, tidak ada opsi untuk mengubah kapasitas VRAM yang default-nya 512 MB.
Laptop ini dibekali RAM 8 GB DDR4 3200 MHz single channel. Kabar baiknya, RAM dapat di-upgrade karena tersedia dua slot SO-DIMM, dengan kapasitas maksimal hingga 64 GB. Pengguna juga bisa mengaktifkan mode dual channel untuk performa lebih kencang. Untuk penyimpanan, tersedia SSD M.2 NVMe PCIe Gen 3 x4 berkapasitas 256 GB, dan laptop ini memiliki dua slot M.2 sehingga kapasitas bisa ditambah tanpa mengganggu SSD utama.
Dari segi konektivitas nirkabel, laptop ini menggunakan modul Realtek yang mendukung Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5. Baterainya berkapasitas 52 Wh dan sudah menjalankan sistem operasi Windows 11 25H2.
Desain dan Bodi
Polytron Luxia hadir dalam form factor clamshell dengan material polikarbonat berfinishing look seperti metal. Warna Obsidian Gray memberikan kesan elegan meskipun material dasarnya adalah polikarbonat. Desainnya sederhana dan minimalis, cocok untuk penggunaan sehari-hari.
Dimensi laptop ini memiliki panjang 31,4 cm, lebar 22 cm, dan ketebalan 1,8 cm. Bobot laptop sendiri hanya 1,46 kilogram, sementara charger 65 watt berbobot 220 gram, sehingga total bobot saat dibawa bepergian adalah 1,68 kilogram.
Layar berukuran 14 inci dengan resolusi 1920 x 1200 piksel dan aspek rasio 16:10 menggunakan panel IPS. Tingkat kecerahan maksimal mencapai 315 nits, namun gamut coverage hanya 58,9% sRGB, sehingga kurang cocok untuk editing profesional. Permukaan layar non-glare mengurangi pantulan, dan engsel layar bisa dibuka lurus 180 derajat seperti laptop kelas atas.
Kamera, Audio, dan Konektivitas
Laptop ini dilengkapi kamera 2 MP yang mampu merekam video hingga resolusi 1600 x 1200 piksel dengan aspek rasio 4:3. Kamera dilengkapi penutup fisik untuk privasi. Terdapat dua modul mikrofon di samping kamera, namun tidak memiliki fitur noise cancellation.
Speaker laptop mengarah ke alas, menghasilkan suara yang kurang kencang namun cukup lumayan untuk kelas harganya. Untuk konektivitas, laptop ini unggul dengan lima port USB: satu USB 3.2 Gen 2 Type-C (data, display output, power delivery), satu HDMI, satu USB 3.2 Gen 2 Type-A, satu USB 2.0 Type-C (data only), dua USB 3.2 Gen 1 Type-A, serta microSD card reader dan audio combo jack.
Keyboard dan Touchpad
Keyboard laptop ini mirip dengan Polytron Luxia i3, namun sudah dilengkapi lampu backlit putih dengan dua tingkat kecerahan yang bisa diatur melalui tombol FN+F3. Touchpad berukuran 11,8 x 6,8 cm dengan posisi center-to-body dan fitur palm rejection. Touchpad responsif dan tidak perlu ditekan terlalu dalam untuk klik.
Sistem Pendingin
Sistem pendingin laptop ini mengandalkan satu heatpipe besar dan satu kipas dengan ventilasi pembuangan udara panas di bagian belakang. Sistem ini dirancang untuk menjaga suhu prosesor tetap stabil saat digunakan dalam waktu lama.
Dengan harga Rp 7 jutaan, Polytron Luxia AMD Ryzen 5 menawarkan nilai lebih berkat kemampuan upgrade RAM dan storage, lima port USB, serta garansi ADP+ dua tahun. Laptop ini menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari perangkat produktif dengan harga terjangkau dan fleksibilitas upgrade.





Komentar
Belum ada komentar.