Telset.id – Signify, perusahaan di balik merek Philips Hue, memperkenalkan sistem baru bernama Hue Play Screen Sync di Berlin. Sistem ini memungkinkan lampu pintar Philips Hue menyinkronkan warna dengan layar TV dari sumber apa pun, tanpa memerlukan Philips Hue HDMI Sync Box.
Sebelumnya, pengguna Philips Hue hanya bisa menikmati pengalaman menonton imersif dengan lampu yang mengikuti warna layar melalui Philips Hue HDMI Sync Box. Perangkat ini harus dipasang di antara sumber HDMI dan TV. Konsekuensinya, konten dari aplikasi native di smart TV atau sumber non-HDMI lainnya tidak bisa disinkronkan.
Hue Play Screen Sync mengubah keterbatasan ini dengan menggunakan kamera fisheye untuk memantau aksi di layar TV. Kamera tersebut kemudian menyesuaikan warna lampu pintar secara real-time, terlepas dari sumber konten yang sedang ditonton. Ini menjadikan teknologi sinkronisasi layar lebih mudah diakses oleh lebih banyak pengguna.
Sistem serupa sebenarnya sudah ada dari pesaing seperti Govee dan Nanoleaf. Namun, sistem berbasis kamera biasanya memiliki beberapa kelemahan dibandingkan sinkronisasi HDMI, seperti gangguan refleksi di layar TV dan latensi yang lebih tinggi. Pertanyaannya kini adalah apakah Hue Play Screen Sync mampu menawarkan performa sebanding dengan HDMI Sync Box.

Selain Hue Play Screen Sync, Signify juga meluncurkan fitur Custom AI Behaviors pada acara yang sama. Fitur ini memungkinkan pengguna mendeskripsikan otomatisasi pencahayaan menggunakan bahasa alami, tanpa perlu membuatnya secara manual melalui pengaturan yang rumit di aplikasi.
Sebagai contoh, pengguna bisa mengatur lampu agar berperilaku berbeda di akhir pekan, atau mengaktifkan scene tertentu secara otomatis setelah gelap. Aplikasi Philips Hue sebelumnya sudah memiliki asisten AI yang bisa mencari scene berdasarkan deskripsi teks atau suara, seperti “sesuatu untuk Natal” atau “matahari terbenam tropis”. Namun, Custom AI Behaviors melampaui itu dengan membuat otomatisasi tingkat lanjut menjadi jauh lebih mudah diakses.
Update Produk Philips Hue Lainnya
Signify juga mengumumkan kehadiran Philips Hue Sync Box versi 4K yang mendampingi versi 8K yang diluncurkan pada 2024. Sync Box 4K ini dibanderol lebih terjangkau dibandingkan model 8K. Untuk pertama kalinya, pengguna bisa menyinkronkan satu lampu dengan TV melalui Bluetooth tanpa memerlukan Philips Hue Bridge.
Kolaborasi pihak ketiga juga diumumkan, termasuk integrasi lampu Nanoleaf Shapes ke dalam sistem pencahayaan Hue yang sempat bocor pekan lalu. Ada juga kerja sama dengan Sonos yang memungkinkan pengguna mengontrol speaker merek tersebut menggunakan switch Hue tertentu.

Jajaran Lampu Pintar Baru
Signify memperkenalkan sejumlah besar lampu pintar baru. Termasuk di dalamnya lampu Festavia curtain, net, dan icicle yang cocok untuk dekorasi Halloween dan Natal. Ada juga Philips Hue Liane, lampu rope 360 derajat dengan LED di seluruh kelilingnya, serta lampu strip outdoor OmniGlow.
OmniGlow adalah teknologi yang menggunakan LED tersusun rapat untuk menciptakan gradien yang sangat halus tanpa celah terlihat. Ini merupakan pertama kalinya teknologi tersebut tersedia untuk lampu eksterior.

Bagi pengguna yang ingin memahami lebih dalam tentang teknologi koneksi layar, memahami perbedaan kabel HDMI bisa menjadi dasar pengetahuan yang berguna. Sementara itu, bagi yang menggunakan perangkat streaming, penting untuk memahami pemilihan port HDMI yang tepat.

Kehadiran Hue Play Screen Sync menandai langkah Signify untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan pengalaman sinematik di rumah tanpa batasan perangkat keras yang rumit. Dengan dukungan kamera fisheye, sistem ini membuka kemungkinan baru bagi pemilik smart TV dan pengguna yang mengandalkan aplikasi bawaan.
Sementara itu, pemahaman tentang HDMI passthrough pada perangkat audio tetap relevan bagi pengguna yang ingin membangun sistem hiburan rumah terintegrasi. Semua inovasi ini menunjukkan arah pengembangan ekosistem Philips Hue yang semakin inklusif dan mudah digunakan.





Komentar
Belum ada komentar.