📑 Daftar Isi

Controller PlayStation 5 DualSense dengan smartphone untuk pembayaran

Patent PlayStation Ungkap Bayar Game Lewat Kartu di Controller

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Patent PlayStation "Video Game Controller-Driven Information Transfer" dipublikasikan 17 September, diajukan Maret 2025
  • Sistem memungkinkan pembayaran game dengan menempelkan kartu kredit atau smartphone ke controller
  • Mendukung gift card dan transaksi di retailer atau event setelah mencoba demo
  • Menggunakan NFC dan Bluetooth, kemungkinan melibatkan aplikasi smartphone PlayStation
  • Gambar paten menampilkan PS5 dan DualSense, bukan konsol atau controller baru
  • Tidak ada jaminan fitur ini akan hadir di produk komersial

Telset.id – Sony dikabarkan tengah mengembangkan sistem pembayaran baru yang memungkinkan pengguna PlayStation membayar game atau konten in-game hanya dengan menempelkan kartu kredit atau smartphone ke controller. Informasi ini mencuat setelah sebuah patent PlayStation berjudul “Video Game Controller-Driven Information Transfer” dipublikasikan ke publik pada 17 September tahun ini, meski pertama kali diajukan pada Maret 2025.

Dokumen paten tersebut pertama kali ditemukan oleh Dexerto dan menjadi perhatian karena berpotensi mengubah cara gamer melakukan transaksi di ekosistem PlayStation. Alih-alih harus mengetik panjang kode voucher atau memasukkan data kartu secara manual, sistem ini dirancang agar proses pembelian dapat dilakukan langsung dari controller. Paten ini juga menyebut dukungan untuk gift card, sehingga pengisian saldo PlayStation Store bisa dilakukan lebih praktis.

Dalam gambar yang disertakan pada dokumen paten, terlihat sebuah TV menampilkan pertanyaan “Do you wish to purchase this game?” dengan controller PS5 DualSense berada di samping sebuah smartphone. Ilustrasi lain memperlihatkan pesan “Gift card received!”, yang mengonfirmasi bahwa sistem ini berpotensi mengakhiri keharusan mengetik deretan teks panjang untuk menambah saldo PlayStation Store.

Detail Teknis dan Skenario Penggunaan

Paten PlayStation ini juga mengisyaratkan bahwa gamer dapat diminta membeli game setelah mencoba versi demo di sebuah retailer atau event. Konsol akan memproses pembayaran begitu kartu atau ponsel ditempelkan ke controller. Namun, belum jelas apakah gamer perlu masuk ke akun PlayStation terlebih dahulu agar transaksi dapat diselesaikan.

Dokumen tersebut menyebut dukungan untuk NFC dan Bluetooth, sehingga ada kemungkinan aplikasi smartphone PlayStation memainkan peran penting dalam proses ini. Penggunaan NFC memungkinkan transfer data pembayaran jarak dekat, sementara Bluetooth dapat menghubungkan perangkat pendukung lain ke sistem konsol.

Bagi mereka yang berharap paten ini memberikan petunjuk soal konsol atau controller PlayStation generasi berikutnya, tampaknya harus bersabar. Pasalnya, citra yang digunakan dalam paten justru menampilkan konsol PS5 dan controller DualSense yang sudah dikenal saat ini. Tidak ada indikasi perangkat keras baru dalam dokumen tersebut.

Isu mengenai masa depan PlayStation sendiri masih menjadi perbincangan hangat. Sebelumnya sempat beredar rumor mengenai peluncuran PS6 yang disebut bisa hadir secepat 2027. Namun, mengingat kondisi saat ini terkait kelangkaan komponen dan kenaikan harga, rumor tersebut masih jauh dari kata pasti. Bahkan, ada pula rumor yang menyebut penundaan hingga 2029.

Di sisi lain, dinamika bisnis Sony juga menjadi sorotan. Baru-baru ini, Kojima Productions membantah isu bangkrut usai Sony setop proyek Physint. Selain itu, lini bisnis musik Sony juga tengah menghadapi gugatan hukum terkait hak cipta, sebagaimana diberitakan dalam kasus Sony Music dan UMG.

Meski demikian, penting untuk dicatat bahwa keberadaan sebuah paten tidak menjamin teknologi tersebut akan benar-benar hadir di perangkat PlayStation yang dijual di pasaran. Perusahaan kerap mengajukan dan mendapatkan paten, namun tidak semua yang digambarkan dalam dokumen tersebut berubah menjadi produk atau fitur yang dirilis secara komersial.

Sampai saat ini, belum ada jaminan bahwa sistem pembayaran baru ini akan pernah melihat cahaya terang. Namun, jika terealisasi, fitur ini berpotensi memberikan kemudahan bagi gamer yang ingin bertransaksi dengan cepat tanpa harus repot memasukkan data secara manual.

Sony PlayStation 5 controllers

Gambar di atas menunjukkan controller PlayStation 5 yang menjadi subjek utama dalam paten terbaru Sony. Sistem yang diusulkan memungkinkan controller berfungsi sebagai perantara pembayaran, baik melalui kartu kredit maupun smartphone. Dengan dukungan NFC dan Bluetooth, transaksi dapat dilakukan hanya dengan menempelkan perangkat ke controller.

Meski detail mengenai keamanan transaksi dan persyaratan login akun belum dijelaskan secara rinci dalam paten, konsep ini menunjukkan arah baru dalam interaksi antara konsol, controller, dan layanan digital. Jika diimplementasikan, gamer tidak perlu lagi mengetik kode voucher atau memasukkan nomor kartu secara manual di layar konsol.

Perlu diingat bahwa informasi ini masih sebatas paten. Tidak ada konfirmasi resmi dari Sony mengenai kapan atau apakah fitur ini akan tersedia di PlayStation 5 atau konsol mendatang. Seperti halnya paten lain, ada kemungkinan ide ini tidak pernah diwujudkan dalam produk akhir.

[ META_DESCRIPTION]
Patent PlayStation terbaru ungkap sistem pembayaran game lewat kartu kredit atau smartphone yang ditempelkan ke controller PS5. Simak detailnya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.